jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto memantau banjir Jakarta dari luar negeri.
Seperti diketahui, Prabowo saat ini dalam rangkaian kunjungan kerja ke luar negeri, yakni ke Inggris dan Swiss.
BACA JUGA: Prabowo & Raja Charles III Bahas Kerja Sama Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
“Perlu kami sampaikan bahwa dalam dua hari ini beliau terus memonitor dan berkomunikasi dengan kami jajaran di tanah air,” ucap Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (22/1).
Menurut dia, Prabowo memerintahkan kepada jajarannya untuk membentuk tim kajian mengenai banjir Jakarta.
BACA JUGA: Prabowo Bertemu Raja Charles di Inggris, Bicarakan Perlindungan Gajah Sumatra
Perintah juga disampaikan kepada Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura Jawa) yang sedang mempersiapkan proyek Giant Sea Wall.
“Memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisa dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkenaan dengan air,” jelasnya.
BACA JUGA: Prabowo Ajak Universitas Inggris Dirikan 10 Kampus Berstandar Dunia di Indonesia
Politikus Partai Gerindra tersebut menyebutkan Prabowo meminta adanya pengelolaan air khususnya di Pulau Jawa yang menjadi masalah tahunan.
“Tentunya kita sebagai bangsa harus berpikir untuk bagaimana bisa melakukan penanganan-penanganan yang lebih apa namanya lebih terintegrasi penyelesaian dari hulu ke hilirnya,” tutur Pras.
Terkait rencana penanganan banjir itu, Istana bakal melibatkan banyak pihak dan sektor lain untuk bekerja sama. Salah satu yang disebutkan adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) lantaran ada laporan banjir di rel kereta.
“Muncul genangan di jalur rel kereta api yang kemudian itu juga mengganggu perjalanan dan tentunya mengganggu pelayanan kereta api kepada masyarakat,” tambahnya. (mcr4/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




