Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto berpidato World Economic Forum 2026 di Davos pada hari ini, Kamis (22/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo memamerkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bahkan telah melampaui capaian McDonald.
Prabowo menjelaskan program MBG telah diluncurkan sejak Januari 2025. Program tersebut menyasar ibu hamil dan menyusui, balita, dan seluruh anak-anak di Indonesia.
Pada hari pertama, MBG memulai dengan 190 dapur dan melayani 570.000 penerima manfaat per hari. Kini, dalam satu tahun, telah terdapat 21.100 dapur MBG.
"Hingga tadi malam, kami telah memberikan 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia," ujar Prabowo dalam World Economic Forum 2026 di Davos pada hari ini, Kamis (22/1/2026).
Prabowo juga membandingkan capaian MBG dengan produksi makanan di perusahaan waralaba asal AS, McDonald. Presiden berujar, McDonald bisa memproduksi 68 juta porsi makanan untuk setiap harinya. Namun, capaian itu didapat dalam kurun waktu 55 dekade.
Adapun, Presiden menargetkan program MBG bisa memproduksi 82,9 juta porsi makanan setiap harinya kepada penerima manfaat pada tahun ini. Apabila itu, tercapai, maka produksi MBG bisa melampaui McDonald.
Baca Juga
- Momen Prabowo Pamerkan Danantara di Pidato WEF Davos
- Prabowo Tambah Cadangan Anggaran Pertahanan Rp150,55 Triliun di APBN 2026
- Nasib 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo, Masih Beroperasi?
"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonald's memulai dapur pertamanya pada 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan waktu 55 dekade lebih lama," ujar Prabowo.
World Economic Forum 2026 di Davos sendiri dihadiri para kepala negara, pemimpin pemerintahan, serta tokoh ekonomi global, dan menjadi panggung internasional pertama bagi Presiden Prabowo untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi Indonesia di tingkat global.




