Prabowo Pamer Utang RI Tak Pernah Gagal Bayar

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan upaya membangun kredibilitas keuangan negara dalam pidatonya di World Economic Forum 2026 di Davos pada hari ini, Kamis (22/1/2026).

Prabowo mengatakan kebijakan-kebijakan Indonesia telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik. Perdamaian dan stabilitas di Indonesia selama bertahun-tahun tidak terjadi secara kebetulan. Perdamaian dan stabilitas di Indonesia juga tidak terjadi karena keberuntungan.

Adapun, kredibilitas Indonesia yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun pun telah dijaga. Sebab, kredibilitas yang hilang, sangat mahal untuk diperoleh kembali.

"Dalam sejarah kita, Indonesia tidak pernah sekalipun gagal membayar utang negara. Tidak sekali pun. Rezim yang berkuasa selalu membayar utang rezim sebelumnya," ujar Prabowo dalam pidatonya di World Economic Forum 2026 di Davos pada hari ini, Kamis (22/1/2026).

Prabowo menjelaskan bahwa presiden-presiden berikutnya akan selalu menghormati utang pemerintahan sebelumnya.

Terkait kondisi ekonomi Indonesia saat ini, Prabowo mengutip IMF menjelaskan bahwa Indonesia merupakan titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang menantang.

Baca Juga

  • Utang Pemerintah Tembus Rp9.549 Triliun, Rasio Utang Nyaris Cetak Rekor!
  • Rapat Sri Mulyani dengan DPD Mendadak Tertutup usai Singgung Danantara hingga Utang Negara
  • Kemenkeu Terus Tagih Piutang Negara meski Nasib Komite BLBI Belum Jelas

Dunia menurutnya menghadapi kondisi keuangan yang semakin ketat, ketegangan perdagangan, dan ketidakpastian politik. Namun, Indonesia terus tumbuh. 

"Ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5% setiap tahun selama dekade terakhir. Dan saya yakin bahwa tahun ini pertumbuhan kita akan lebih tinggi. Inflasi kita tetap sekitar 2%. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3% dari PDB kita," kata Prabowo.

World Economic Forum 2026 di Davos sendiri dihadiri para kepala negara, pemimpin pemerintahan, serta tokoh ekonomi global, dan menjadi panggung internasional pertama bagi Presiden Prabowo untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi Indonesia di tingkat global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo di WEF: Seribu Teman Terlalu Sedikt, 1 Musuh Terlalu Banyak
• 14 jam laluidntimes.com
thumb
Manulife Investment Management Proyeksi Peluang Investasi di Asia Tetap Kuat di Semester I-2026
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Optimistis BoP Charter Jadi Jalan Perdamaian Gaza
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Daihatsu Meriahkan Indonesia Masters 2026 Lewat Fun Badminton
• 22 jam laludisway.id
thumb
Saham ZATA Bergerak di Bidang Apa? Owner Brand Elzatta, Ini Bisnis dan Pengendalinya
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.