JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI), Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026).
"Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen memperkuat pendidikan vokasi pertahanan yang adaptif terhadap kebutuhan nyata pertahanan negara, sekaligus membangun SDM unggul di wilayah perbatasan,” kata Sjafrie dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sjafrie menerima paparan Dekan FVLM tentang kondisi kampus, pelaksanaan program pendidikan vokasi logistik militer, capaian akademik dan nonakademik kadet, serta rencana pengembangan sarana dan prasarana berbasis praktik.
Baca juga: Menhan Sjafrie Lantik Noe Letto Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Paparan tersebut menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertahanan yang profesional dan terampil.
Usai menerima paparan, Sjafrie berkeliling untuk melihat sejumlah fasilitas kampus, termasuk ruang perkuliahan, area praktik, serta fasilitas penunjang pendidikan dan pengasuhan kadet.
Hal ini untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, relevan dengan kebutuhan lapangan, serta menyeimbangkan teori dan praktik.
Beri motivasi ke kadet
Di sela-sela kegiatan itu, Sjafrie bertemu dengan sejumlah kadet dan memberikan motivasi kepada mereka.
“Kepada para Kadet FVLM Unhan RI, saya tekankan pentingnya disiplin, integritas dan semangat pengabdian sebagai fondasi menjadi insan pertahanan yang berkarakter, kompeten dan peduli pada bangsa,” ucap dia.
Rangka kunker Sjafrie ditutup dengan makan siang bersama kadet.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang