Kinerja Perbankan 2026 Diproyeksi Tetap Solid, Ini Pendorongnya

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

OJK senantiasa mendorong intermediasi perbankan agar dapat dilakukan secara optimal.

Kinerja Perbankan 2026 Diproyeksi Tetap Solid, Ini Pendorongnya (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, pada 2026 kinerja intermediasi perbankan diproyeksikan tetap solid.

Hal ini didukung oleh pertumbuhan kredit didorong oleh kredit produktif baik Kredit Modal Kerja (KMK) maupun KI yang disertai kualitas kredit yang diproyeksi tetap terjaga, melalui pelaksanaan tata kelola pemberian kredit serta pengelolaan manajemen risiko perbankan yang memadai.

Baca Juga:
Indonesia-Inggris Komitmen Garap Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan, Bisa Serap 600 Ribu Tenaga Kerja

"OJK senantiasa mendorong intermediasi perbankan agar dapat dilakukan secara optimal, dengan melakukan penyaluran kredit pada segmen yang sejalan dengan keahlian dan risk appetite Bank," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulis Kamis (22/1/2025).

Dengan demikian, Bank dapat memanfaatkan peluang bisnis dengan baik, sekaligus meningkatkan penyaluran kredit yang tetap tumbuh secara sehat dan berkelanjutan dengan senantiasa menerapkan prinsip tata kelola dan manajemen risiko yang baik.

Baca Juga:
Dorong Kemajuan Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan pada Puncak Hari Desa Nasional 2026

"Terkait dengan undisbursed loan atau kelonggaran tarik yang relatif tinggi saat ini, hal tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan ekspansi usaha sesuai dengan timeline yang dimiliki sehingga berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan kredit di masa mendatang," tuturnya.

Dengan tren perkembangan ekonomi dan tingkat kepercayaan pelaku usaha yang terjaga serta kondisi pasar yang terus positif dan stabil, maka pertumbuhan kredit dapat terus meningkat untuk mendorong pertumbuhan sektor riil.

Baca Juga:
Istana Beberkan Penyebab Banjir Jabodetabek: Dulu Punya 1.000 Situ, Sekarang Sisa 200

Dian menuturkan, sektor perbankan nasional dinilai tetap memiliki ruang untuk mendukung pembiayaan produktif dengan tetap mempertimbangkan risiko dan arah kebijakan ekonomi ke depan.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kucing Entah Bagaimana Menemukan Jalan Pulang Sejauh 250 Kilometer, Setelah Lima Bulan Kemudian
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Cantiknya Jeon Jong Seo, Rekomendasi Produk Ampuh Atasi Wajah Bengkak
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Banjir Bikin Daan Mogot Macet Horor 9 Km, Motor Mogok Berjamaah
• 15 jam lalusuara.com
thumb
DPR Hari Ini Gelar Uji Kelayakan-Kepatutan Calon Deputi Gubernur BI
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Titik-titik Genangan di Jakarta Pagi Ini, Tinggi Air Capai 50 Cm
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.