KOMPAS.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Kamis (22/1/2026) diperkirakan berlanjut hingga Jumat, 23 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, menetapkan status AWAS dan SIAGA di beberapa wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan rilis resmi BMKG, hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan akan mulai terjadi sejak Jumat dini hari.
Wilayah yang berada pada level AWAS, dengan risiko banjir dan angin kencang tinggi, meliputi:
Kota Tangerang
Kota Tangerang Selatan
Kabupaten Tangerang (Banten)
Jakarta Utara
Jakarta Pusat
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Selatan
Sementara itu, wilayah yang berada pada level SIAGA, yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, antara lain:
Kabupaten Bekasi
Kota Bekasi
Kabupaten Bogor
Kota Bogor
Kota Depok
Baca juga: Update Banjir Jakarta Jumat Pagi: 106 RT dan 14 Ruas Jalan Masih Tergenang
BMKG menjelaskan, pelevelan peringatan dini didasarkan pada nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi di tiap kota atau kabupaten.
Perkiraan curah hujan per jam menunjukkan hujan akan mulai turun sejak dini hari hingga malam di seluruh wilayah Jabodetabek.
Rincian prakiraan per wilayah DKI Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026:
Jakarta Barat: Hujan ringan hingga sedang sepanjang hari, suhu rata-rata 25 celsius.
Jakarta Pusat: Hujan ringan hingga sedang dari pagi sampai malam, suhu rata-rata 25 celsius.
Jakarta Selatan: Hujan ringan hingga sedang, suhu rata-rata 25 celsius.
Jakarta Timur: Hujan ringan hingga sedang, suhu rata-rata 24 celsius.
Jakarta Utara: Hujan ringan hingga sedang, suhu rata-rata 25 celsius.
Kepulauan Seribu: Hujan ringan hingga sedang, suhu rata-rata 27 celsius.
Baca juga: Waspada Banjir, Hujan Ekstrem Diperkirakan Terjadi di Jakarta Hari Ini
Selain itu, BMKG memperingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Jumat ini.
BPBD DKI Jakarta menekankan masyarakat agar selalu waspada dan siaga menghadapi dampak cuaca ekstrem, termasuk risiko banjir. Informasi terkini dapat dipantau melalui Pantaubanjir Jakarta. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang