jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Kamis (22/1) tentang beredar informasi rekrutmen CPNS dan PPPK 2026, Kepala BKN buka suara soal info CPNS dan PPPK, hingga ada perbedaan PNS dan PPPK full time. Simak selengkapnya!
1. PPPK Paruh Waktu Kerja Dulu Gaji Belakangan, Berbeda dengan PNS & Full Time
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Guru PPPK Berada di Persimpangan, Honorer Muda jadi CPNS, Aliansi R2 R3 Bereaksi
Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menjelaskan mengenai waktu pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu yang resmi bekerja sebagai ASN mulai awal Januari 2026. Pemkot Surabaya memastikan pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu pada awal Februari 2026.
Jadi, PPPK paruh waktu bekerja terlebih dahulu, baru menerima gaji. Ini berbeda dengan PNS dan PPPK penuh waktu (full time).
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ya Tuhan, Honorer Sudah Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu, tetapi Gajinya Viral karena Setara 10 Kg Beras
Baca Selengkapnya, di Bawah:
PPPK Paruh Waktu Kerja Dulu Gaji Belakangan, Berbeda dengan PNS & Full Time
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: KPK Benarkan Ada OTT KPK, Bukti Ratusan Juta, Begini Kronologinya
2. PPPK Paruh Waktu Sebenarnya Butuh Pengadaan ASN Tingkat Instansi Dibuka Lagi
PPPK paruh waktu sebenarnya butuh pengadaan aparatur sipil negara (ASN) tingkat instansi dibuka lagi.
Dengan adanya rekrutmen baru, mereka bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Sekretaris jenderal Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik) Herlambang Susanto mengatakan pengadaan PPPK penuh waktu ini tidak hanya berguna bagi paruh waktu.
Baca Selengkapnya di Bawah:
PPPK Paruh Waktu Sebenarnya Butuh Pengadaan ASN Tingkat Instansi Dibuka Lagi
3. PPPK Paruh Waktu Diingatkan Mengenai Penggunaan Ponsel, Begini
Para PPPK paruh waktu di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diminta untuk menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta menunjukkan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan PPPK Paruh Waktu dan Penguatan Literasi Keuangan bersama Bank Jateng yang digelar di Gedung Gurinda Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Rabu (21/1).
"Atas nama pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan, saya menegaskan bahwa rasa syukur harus diwujudkan dengan kinerja yang baik, integritas yang tinggi, serta loyalitas dalam menjalankan tugas masing-masing," kata Agus Nur.
Baca Selengkapnya di Bawah:
PPPK Paruh Waktu Diingatkan Mengenai Penggunaan Ponsel, Begini
4. Beredar Informasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 2026, Waspadalah!
Beredar informasi yang menyebut Kementarian Agama (Kemenag) membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2026.
Kemenag memastikan informasi terkait seleksi CPNS dan PPPK 2026 tersebut palsu alias hoaks.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag Wawan Djunaedi mengimbau masyarakat berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Beredar Informasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 2026, Waspadalah!
5. Pendaftaran CPNS 2026 dan PPPK Beredar di Medsos, Kepala BKN Beri Penjelasan Begini
Badan Kepegawaian Negara (BKN) berharap tidak ada yang salah kaprah lagi dengan informasi yang beredar di media sosial terkait pembukaan seleksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2026.
Menurut Prof. Zudan, informasi pembukaan seleksi CASN 2026 beserta daftar formasi, besaran gaji adalah hoaks dan bukan bagian dari proses resmi rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Unggahan tersebut mencantumkan klaim pembukaan seleksi Kemenkes 2026, daftar tenaga kesehatan, besaran penghasilan, hingga tautan pendaftaran yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Pendaftaran CPNS 2026 dan PPPK Beredar di Medsos, Kepala BKN Beri Penjelasan Begini
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Kekhawatiran Terbukti, tetapi Alih Status PPPK ke PNS Bakal Didukung PGRI, Tak Mungkin Diputus Kontrak
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul



