JAKARTA, KOMPAS.com – Banjir masih merendam ruas Jalan Daan Mogot dari arah Jembatan Pesing menuju Tangerang sejak Kamis (22/1/2026) sore hingga Jumat (23/1/2026) pagi.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan memaksa pengendara mencari jalur alternatif.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, banjir mulai terlihat sejak kawasan jembatan penyeberangan orang (JPO) Jembatan Gantung. Ketinggian air di titik tersebut mencapai sekitar 70 sentimeter.
Baca juga: Banjir Jalan Daan Mogot 1 Meter, Cengkareng Menuju Grogol Terputus
Akibat tingginya genangan, kendaraan roda dua dan mobil pribadi dialihkan oleh warga untuk melintasi Jalan Inspeksi Kali Mookervart di sisi jalan. Sementara itu, hanya kendaraan besar seperti truk kontainer dan trailer yang masih terlihat melintas di Jalan Daan Mogot.
Di lokasi banjir, dua unit truk dilaporkan mogok di tengah jalan. Salah satunya merupakan truk berwarna kuning bermuatan pasir yang terjebak akibat banjir.
Devan (29), warga sekitar, mengatakan banjir di titik tersebut tidak kunjung surut sejak Kamis sore. Ia menyebutkan, salah satu truk yang mogok telah terjebak sejak pagi hari.
"Itu truk dari sekitar pukul 07.00 WIB. Supirnya pergi makan tadi, mau gimana lagi? Dia ga bisa kemana-mana," katanya saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Sementara itu, banjir mulai surut di sekitar ruas Jalan Daan Mogot arah depan akses menuju Samsat Jakarta Barat.
Baca juga: Seharian Terendam Banjir, Daan Mogot Bak Sungai hingga Buat Warga Meradang
Adapun di jalur arah sebaliknya, tidak ditemukan genangan air. Namun demikian, antrean kendaraan masih terlihat karena kawasan Taman Kota mengalami kemacetan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang