Menbud Tekankan Pentingnya Dokumentasi Budaya Lewat Buku

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri jadi upaya pelestarian wastra dan busana adat Sumatra selatan.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri peluncuran buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta. Buku ini merupakan hasil kolaborasi Penerbit Gramedia Pustaka Utama dengan Putri Bumi Sriwijaya, organisasi perempuan di wilayah Sumatra bagian selatan yang bergerak di bidang kebudayaan.

Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan literasi nasional sekaligus pelestarian kearifan lokal, khususnya budaya wastra, busana adat, dan perhiasan tradisional Sumatra bagian selatan.

Dokumentasi Budaya dan Amanat Konstitusi

Fadli Zon menegaskan bahwa penulisan Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri sejalan dengan amanat Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 tentang pemajuan kebudayaan Indonesia. Ia menyebut buku ini sebagai langkah strategis dalam mendokumentasikan kekayaan budaya daerah.

Menurutnya, inisiatif Putri Bumi Sriwijaya telah menghasilkan dokumentasi penting melalui riset mendalam, mulai dari pengumpulan artefak, data, hingga visual budaya yang disajikan secara naratif dalam sebuah buku.

“Apa yang dilakukan Putri Bumi Sriwijaya merupakan kontribusi nyata dalam pemajuan kebudayaan Indonesia. Prosesnya panjang dan berbasis riset, sehingga hasilnya memiliki nilai dokumentasi yang kuat,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 Januari 2026.

Pentingnya Publikasi dan Akses Luas

Menteri Kebudayaan juga menekankan pentingnya pendokumentasian budaya melalui narasi tertulis agar memori kolektif kearifan lokal dapat tersimpan secara berkelanjutan dan menjadi referensi lintas generasi.

Ia bahkan mendorong agar buku-buku kebudayaan seperti Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri diterjemahkan ke dalam bahasa internasional serta tersedia dalam format digital agar menjangkau audiens yang lebih luas.

“Ada pepatah ‘publish or perish’. Jika tidak dipublikasikan, budaya bisa hilang dan hanya menjadi cerita. Dokumentasi melalui buku membuat memorinya abadi,” tambahnya.

Peran Komunitas dalam Pelestarian Budaya

Lebih lanjut, Fadli Zon menegaskan bahwa komunitas budaya memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelestarian kearifan lokal. Pendokumentasian budaya oleh komunitas, menurutnya, sejalan dengan program Kementerian Kebudayaan dalam pelindungan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

“Kita berharap semakin banyak komunitas yang peduli, berkolaborasi, dan bersinergi untuk memajukan kebudayaan Indonesia,” tuturnya.

Apresiasi dan Semangat Kolaborasi

Ketua Umum Putri Bumi Sriwijaya, Prinny Harun Sohar, menyampaikan bahwa semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pengetahuan publik menjadi landasan utama dalam penyusunan buku tersebut.

Sementara itu, Kepala Redaksi Utama Gramedia Pustaka Utama, Andi Tarigan, menilai buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri sebagai representasi kebhinekaan Indonesia. Buku ini secara khusus menampilkan kekayaan busana adat perempuan dari Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, serta Bangka Belitung.

Edukasi Budaya bagi Generasi Muda

Menutup sambutannya, Fadli Zon berharap buku ini dapat menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda sebagai penerus budaya Nusantara.

“Semoga buku ini membantu masyarakat memahami ekspresi budaya Sumatra bagian selatan, mulai dari wastra, ragam hias, regalia, hingga nilai-nilai budaya yang menyertainya,” pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Lagi Strong, Emas ASEAN Para Games Terus Nambah
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Kecelakaan di Lumajang, Mobil Kades Tabrak Pemotor Berboncengan Tewaskan 1 Orang
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Cha Eun Woo Diduga Lakukan Penghindaran Pajak, Sejumlah Pakar Hukum Buka Suara
• 4 jam lalucumicumi.com
thumb
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
• 15 jam lalumerahputih.com
thumb
Perlindungan Aset Negara, Kantah Tangsel Serahkan 108 Sertifikat BMN serta Raih 2 Penghargaan
• 6 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.