GenPI.co - Sebanyak 125 Rukun Tetangga (RT) dan 14 ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir pada Jumat (23/1).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan mengatakan banjir sempat menggenangi 132 RT di Jakarta.
"Saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang," kata dia.
Yohan menjelaskan banjir berangsur surut dan pada Jumat dini hari tinggal 106 RT yang terendam banjir di Jakarta.
Namun, dia menyebut banjir kembali meluas dengan menerjang 125 RT di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.
"Untuk di Jakarta Pusat dipastikan sudah surut," beber dia.
Dia mengungkapkan banjir menggenangi permukiman warga dan berdampak pada 14 ruas jalan.
Ketinggian banjir di sejumlah wilayah terdampak sekitar 10-65 cm.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan operasional unit-unit pompa permanen (stasioner) dan pompa bergerak (mobile) di lokasi-lokasi terdampak banjir.
"Pompa bergerak digunakan untuk menjangkau lokasi banjir yang tidak terlayani pompa permanen," ungkap Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Nugraharyadi.
Nugraharyadi menerangkan terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di 5 wilayah administrasi Jakarta.
Dinas SDA DKI juga menyiagakan personel (pasukan biru) yang siap bergerak apabila terjadi banjir rob di pesisir Jakarta.
"Terdapat kurang lebih 3.880 personel pasukan biru yang disiagakan di lapangan sebagai langkah mitigasi banjir," jelas dia.(ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:



