Grid.ID - Kompas Gramedia menggelar Konser Amal Gitaris untuk Negeri sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan Sumatera pascabencana. Kegiatan ini menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui seni dan budaya.
Rencana konser amal tersebut diumumkan dalam jumpa pers yang berlangsung di Bentara Budaya Jakarta. Acara ini melibatkan berbagai pihak yang selama ini aktif dalam gerakan kebudayaan dan solidaritas sosial, dan dilaksanakan pada Senin (26/01/2026).
Konser Amal Gitaris untuk Negeri akan digelar di Studio 1 KompasTV, Jakarta. Siaran konser terbagi dalam dua fase melalui platform digital dan televisi nasional.
Puluhan gitaris ternama Tanah Air dijadwalkan tampil dalam konser ini. Mereka akan berkolaborasi dalam satu panggung untuk menyuarakan kepedulian terhadap korban bencana.
Selain gitaris, sejumlah penyanyi lintas genre turut ambil bagian. Kehadiran para musisi diharapkan mampu menarik perhatian publik yang lebih luas.
Konseroi ini menjadi bagian dari upaya Kompas Gramedia menggalang solidaritas antar anak bangsa. Musik dipilih sebagai medium yang mampu menyatukan empati dan kepedulian.
Seluruh donasi yang terkumpul dari konser akan disalurkan melalui Dana Kemanusiaan Kompas. Bantuan difokuskan pada pemulihan fasilitas kesehatan dan pendidikan di wilayah terdampak.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November lalu. Dampaknya menyebabkan kerusakan besar serta memaksa ratusan ribu warga mengungsi.
Kerusakan infrastruktur mencakup rumah warga, jembatan, fasilitas umum, hingga tempat ibadah. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan membutuhkan waktu panjang dan biaya besar.
Selain konser, Kompas Gramedia juga menggelar pameran dan lelang karya seni. Kegiatan ini melibatkan sejumlah seniman yang menyumbangkan karya mereka untuk tujuan kemanusiaan.
Karya seni yang dipamerkan ditawarkan kepada publik untuk dikoleksi. Seluruh hasil lelang akan dialokasikan sebagai donasi pemulihan Sumatera.
Kementerian Pekerjaan Umum memperkirakan biaya pemulihan wilayah terdampak mencapai puluhan triliun rupiah. Proses pembangunan kembali diproyeksikan berlangsung hingga dua tahun ke depan.
Konser Amal Gitaris untuk Negeri bukan pertama kali digelar Kompas Gramedia. Kegiatan serupa sebelumnya pernah dilakukan untuk membantu korban berbagai bencana nasional.
Konsistensi penyelenggaraan konser ini menunjukkan komitmen jangka panjang dalam aksi kemanusiaan. Kebudayaan dijadikan sarana untuk merawat solidaritas dan kepedulian sosial.
Melalui konser dan rangkaian kegiatan pendukungnya, Kompas Gramedia mengajak masyarakat untuk turut membantu pemulihan Sumatera. Dukungan bersama diharapkan dapat mempercepat bangkitnya wilayah terdampak bencana. (*)
Artikel Asli



