Zelenskyy : Pertemuan Trilateral Pertama Rusia-AS-Ukraina Akan Diadakan di UEA Mulai Hari Jumat 

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pertemuan trilateral tingkat teknis antara Ukraina, AS, dan Rusia dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 23 dan 24 Januari di Uni Emirat Arab. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengumumkan hal ini selama diskusi panel setelah pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Kamis.

Dia mencatat bahwa ini akan menjadi pertemuan trilateral pertama antara Ukraina, Rusia, dan AS dan berharap bahwa ini akan mengarah pada berakhirnya perang.

“Besok dan lusa kita akan mengadakan pertemuan trilateral, itu lebih baik daripada tidak ada dialog sama sekali,” kata Zelenskyy.

Komentarnya muncul setelah pertemuan selama satu jam dengan Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan bahwa mereka telah melakukan diskusi yang “baik”.

Zelenskyy mengatakan bahwa tim Ukraina telah bertemu dengan Trump pada hari Kamis, setelah itu tim AS akan melakukan perjalanan ke Rusia.

“Orang-orang kita bertemu dengan Amerika hari ini, lalu Amerika akan bertemu dengan Rusia besok, malam ini – kapan, saya tidak tahu, mungkin Putin sedang tidur, Anda bilang tidak ada yang tahu apa yang ada di kepalanya,” kata Zelenskyy.

Komedian yang beralih menjadi politisi itu berpendapat bahwa “Rusia harus siap untuk kompromi”. Dia berkata: “Anda tahu, semua orang harus siap, bukan hanya Ukraina, dan ini penting bagi kita. Jadi kita akan lihat apa hasilnya.”

Namun, pemimpin Ukraina itu tidak berbicara tentang format pembicaraan atau apakah para pejabat akan bernegosiasi secara langsung.

Zelenskyy Mengatakan Eropa Terlalu Bergantung pada AS

Zelenskyy juga mengatakan bahwa Eropa terlalu bergantung pada AS untuk keamanannya dan mengatakan bahwa benua itu membutuhkan angkatan bersenjatanya sendiri yang dapat membela diri.

“Eropa membutuhkan angkatan bersenjata yang bersatu, pasukan yang benar-benar dapat membela Eropa saat ini. Eropa hanya bergantung pada keyakinan bahwa jika bahaya datang, NATO akan bertindak, tetapi tidak ada yang benar-benar melihat aliansi itu beraksi,” katanya.

Dia mempertanyakan skenario di mana AS tidak akan membantu.

“Saat ini NATO ada berkat keyakinan bahwa Amerika Serikat akan bertindak, bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan akan membantu,” kata Zelenskyy.

“Tetapi bagaimana jika tidak? Percayalah, pertanyaan ini ada di mana-mana dalam benak setiap pemimpin Eropa.”

“Jika Ukraina Bergabung dengan NATO”

Presiden Ukraina menyatakan bahwa Ukraina dapat membantu NATO menenggelamkan kapal-kapal Rusia di dekat Greenland. 

“Kita tahu apa yang harus dilakukan. Jika kapal perang Rusia berlayar bebas di dekat Greenland, Ukraina dapat membantu. Kita memiliki keahlian dan senjata untuk memastikan tidak satu pun dari kapal-kapal itu tersisa. Mereka dapat tenggelam di dekat Greenland seperti halnya di dekat Krimea,” kata Zelenskyy.

“Kita tahu bagaimana berperang di sana jika kita diminta dan jika Ukraina berada di NATO. Tetapi kita tidak. Kita akan menyelesaikan masalah dengan kapal-kapal Rusia,” kata Zelenskyy.(yn)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bulog Pastikan Tak Dapat Kuota Impor Daging Beku Kerbau Impor di 2026
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dewan Perdamaian Diteken, Warga Gaza Tetap Dibunuh Israel
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Komitmen InJourney Hadirkan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Antusiasme Tinggi, 70 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis Sepanjang 2025
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Tips Mencegah Radang Tenggorokan
• 5 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.