JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan puncak musim hujan 2026 diperkirakan jatuh pada Januari-Februari.
Berdasarkan "Prediksi Curah Hujan Tahunan 2026" BMKG, sifat hujan pada umumnya berada dalam kategori normal di sebagian besar wilayah Indonesia.
BMKG memperkirakan curah hujan tahunan 2026 berada pada kisaran 1.500-4.000 mm per tahun.
Wilayah-wilayah yang memiliki curah hujan cukup tinggi 4.000 mm per tahun atau lebih tinggi yaitu di Jawa Tengah bagian tengah, Jawa Barat, sebagian besar Kalimantan, pertengahan Sulawesi, sebagian besar Papua, dan sebagian besar wilayah Sumatera di pesisir bagian barat yang menghadap ke Samudera Hindia.
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Besok 24-25 Januari 2026 di Indonesia, Hujan Lebat Masih Berpotensi Melanda
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Dr. Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, pada Januari 2026 curah hujan diprediksi bersifat normal hingga tinggi.
"Curah hujan sangat tinggi terjadi di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur dan juga Sulawesi Selatan," ucap Ardhasena dalam unggahan akun Instagram @infobmkg, 25 Desember 2025.
Untuk bulan Februari 2026, BMKG memprediksi umumnya curah hujan pada kategori rendah hingga tinggi. Adapun curah hujan sangat tinggi berpeluang di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.
"Maret hingga April 2026 itu umumnya pada kategori menengah hingga tinggi, curah hujan sangat tinggi berpeluang di Jawa Tengah dan Papua Tengah," lanjut Ardhasena.
Musim Hujan 2026 sampai Kapan?Ardhasena mengatakan transisi musim hujan ke musim kemarau akan terjadi antara bulan Mei hingga Juni 2026.
Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- musim hujan 2026 kapan berakhir
- musim hujan 2026 sampai bulan apa
- musim kemarau 2026 bulan apa
- musim hujan
- musim hujan 2026 sampai kapan
- musim hujan 2026




