Daftar 100 Negara dengan Adopsi AI Tercepat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan lagi sekadar wacana masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari asisten digital, rekomendasi belanja, hingga otomasi kerja di berbagai sektor industri. 

Kecepatan adopsi teknologi ini pun berbeda-beda di setiap negara, dipengaruhi oleh infrastruktur digital, kebijakan pemerintah, dan kesiapan sumber daya manusia.

Baca Juga :
Rosan Bakal Pacu Investasi AI Demi Dongkrak Ekonomi RI
AI Porno Merajalela, Ternyata Sanksi Bukan di Perpres

Pada 2025, peta adopsi AI global memperlihatkan jurang yang cukup jelas antara negara maju dan negara berkembang. Di satu sisi, ada negara yang sudah menjadikan AI sebagai fondasi utama transformasi digital nasional. 

Di sisi lain, masih banyak negara yang baru berada di tahap awal pemanfaatan AI, bahkan sekadar untuk penggunaan dasar.

Data terbaru menunjukkan bahwa secara global, baru sekitar 16,1 persen populasi usia kerja di dunia yang menggunakan AI setidaknya satu kali pada paruh kedua 2025. Angka ini menegaskan bahwa potensi pertumbuhan AI masih sangat besar. 

Meski begitu, distribusi penggunaannya tidak merata. Negara-negara di Global North mencatat tingkat adopsi rata-rata 24,7 persen, jauh di atas Global South yang berada di kisaran 14,1 persen.

Lalu, di tengah peta adopsi AI dunia yang semakin kompetitif, pertanyaan yang sering muncul adalah, Indonesia ada di posisi berapa? Apakah Indonesia sudah cukup siap bersaing dengan negara lain dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, atau justru masih tertinggal?

Daftar Negara dengan Tingkat Adopsi AI Tercepat di Dunia

Ilustrasi robot dan manusia bekerja bersama
Photo :
  • Freepik

Melansir dari Visual Capitalist, berikut ini daftar negara dengan tingkat adopsi AI tertinggi berdasarkan persentase populasi usia kerja yang menggunakan AI pada paruh kedua 2025:

1. Uni Emirat Arab (UAE) – 64,0 persen
2. Singapura – 60,9 persen
3. Norwegia – 46,4 persen
4. Irlandia – 44,6 persen
5. Prancis – 44,0 persen
6. Spanyol – 41,8 persen
7. Selandia Baru – 40,5 persen
8. Belanda – 38,9 persen
9. Inggris – 38,9 persen
10. Qatar – 38,3 persen

Negara-negara ini umumnya memiliki ekosistem digital yang matang, dukungan kebijakan yang kuat, serta integrasi AI yang luas di sektor pemerintahan dan swasta. Menariknya, Amerika Serikat yang dikenal sebagai pusat pengembangan teknologi AI justru berada di peringkat ke-24 dengan tingkat adopsi 28,3 persen.

Baca Juga :
Daftar Negara Paling Banyak Utang di Dunia, Ada Indonesia? 
IMF: Dampak AI ke Pasar Tenaga Kerja Seperti 'Tsunami'
Survei Ungkap Gen Z Paling Cemas Hadapi Pasar Kerja di Era AI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Video Air Masuk Kabin Bus Saat Banjir, Transjakarta: Bukan Bus Kami
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
CCTV Rekam Detik-Detik Pohon Tumbang Menimpa SPBU, 3 Pengendara Motor Luka-Luka | BERUT
• 13 menit lalukompas.tv
thumb
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 24 Januari 2026: Angka Hoki Aries hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Head to Head Fajar/Fikri vs Raymond/Joaquin Jelang Perempat Final Indonesia Masters 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Tuntut JPMorgan Rp84,13 Triliun, Ini Pemicunya
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.