Pengemudi Meninggal Saat Macet di Grogol, Punya Riwayat Sakit Stroke

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Rini, istri dari Arohim (51), warga yang meninggal di dalam mobil saat terjebak kemacetan dan banjir di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026), menolak otopsi jenazah suaminya.

Ia meyakini kematian korban murni disebabkan kondisi kesehatan.

Keputusan tersebut diambil setelah melihat langsung kondisi jenazah serta dokumentasi yang ditunjukkan pihak kepolisian.

"Sempat ditanya mau diotopsi atau nggak, saya putuskan enggak usah. Karena saya lihat di video polisi itu posisinya memang wajar," kata Rini saat ditemui di rumah duka di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Pengendara Meninggal Saat Macet di Grogol, Keluarga Tahu dari Medsos

Rini merasa autopsi hanya diperlukan jika memang ada hal-hal yang mencurigakan seperti luka-luka atau bahkan busa di mulut.

"Kemarin kakak saya juga tanya, 'Ada busa enggak di mulutnya?', takutnya keracunan. Polisi juga tanya apa ada memar, bekas cekikan, atau luka-luka di badan. Saya lihat di fotonya memang bersih, tidak ada apa-apa," kata dia.

Keluarga menilai riwayat penyakit yang dimiliki Arohim menjadi faktor utama dalam peristiwa tersebut.

Suaminya memiliki riwayat stroke ringan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.

"Memang kata orang-orang tadi jantung, mungkin ada sumbatan dari kolesterol terus kena ke jantung, saya kurang tahu pastinya," ujar Rini.

Penyakit tersebut dialami Arohim sekitar tujuh tahun lalu dan telah pulih setelah menjalani terapi dan masa pemulihan.

Baca juga: Kronologi Pengendara Mobil Meninggal Saat Macet-Banjir di Grogol, Sempat Dikira Mogok

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Rini mengakui,a sang suami merupakan orang yang selalu menolak jika diajak untuk memeriksa kesehatan.

"Kalau diajak kontrol enggak mau. Bapak itu susah sekali kalau disuruh olahraga. Tapi kalau merokok sama minum kopi itu kuat sekali," tambah dia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menaker Yassierli Sebut Perbaikan Sistem K3 Jadi Kunci Pencegahan Kecelakaan Kerja
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Wisata visual dorong minat Gen Z ke destinasi Bekasi
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Ultra Bakal Pakai Gorilla Glass Super Kuat, Tak Butuh Tempered Glass?
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo: SDM adalah Kunci bagi Negara untuk Makmur dan Sukses
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jumat Sore, Lalu Lintas di Tol ke Luar Jakarta Padat di Mana-mana
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.