Indonesia Masters 2026: Lolos ke Semifinal, Apriyani/Lanny Tak Gentar Hadapi Unggulan Pertama

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Ganda Putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari memastikan tiket semifinal Indonesia Masters 2026 setelah melewati pertarungan ketat melawan pasangan Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Apriyani/Lanny menang lewat rubber game dengan skor 21-23, 21-18, 21-19 dalam laga yang berlangsung lebih dari satu jam dan penuh tekanan sejak awal gim pertama.

Apriyani mengakui pertandingan berjalan tidak mudah karena pola permainan lawan mampu membaca strategi mereka sejak awal laga. Kondisi tersebut membuat mereka harus melakukan penyesuaian di tengah pertandingan.

“Dari set pertama sampai set kedua, pola permainan kami terbaca. Kami tidak bisa keluar dari situasi itu. Baru di set kedua kami coba ubah, jangan terlalu nafsu, jangan kasih sambungan terus ke lawan,” ujar Apriyani kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Jumat, 23 Januari 2026.


(Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq))

Ia juga menyoroti peran komunikasi dengan tim pelatih dalam membantu mengubah arah permainan, terutama saat momentum pertandingan masih terbuka.

Sementara itu, Lanny mengungkapkan ketegangan sangat terasa, terutama ketika mereka sempat tertinggal di poin-poin krusial. Ia mengaku harus terus mengingatkan diri sendiri untuk tetap tenang di lapangan.

“Tadi tegang banget. Pas mau servis saya cuma bilang ke diri sendiri, sabar, jangan nafsu. Diingatkan juga sama Kak Apri dan pelatih supaya tidak buru-buru,” kata Lanny.

Meski berhasil menang, Lanny menilai performanya belum maksimal dan masih perlu banyak perbaikan, khususnya dari sisi ketenangan dan keberanian dalam mengambil keputusan.

“Kalau saya pribadi belum puas. Untuk semifinal besok saya harus lebih berani dan lebih tenang,” ucap Lanny.

Apriyani memahami tekanan yang dirasakan pasangannya, terlebih dengan atmosfer Istora yang begitu bergemuruh saat poin berjalan ketat.

“Poinnya rapat dan euforianya luar biasa. Itu wajar dirasakan. Yang penting bagaimana itu jadi pelajaran supaya besok bisa lebih baik,” tutur Apriyani.


(Foto: Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu (Dok. TVRINews/Mukhamad Fakhtur Rozaq))

Di babak semifinal, Apriyani/Lanny akan menghadapi unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. 

Menghadapi pasangan papan atas dunia, Apriyani menekankan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi, terutama dari sisi nonteknis.

“Mereka sangat tenang di poin-poin krusial. Itu yang harus kami jaga, fokus kami tidak boleh turun. Satu poin demi satu poin,” kata Apriyani.

Laga semifinal ini akan menjadi ujian penting bagi Apriyani/Lanny dalam proses pembentukan chemistry sebagai pasangan baru, sekaligus kesempatan untuk mengukur daya saing mereka melawan salah satu ganda putri terbaik dunia.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aston Villa Tumbangkan Fenerbahce, Sancho Jadi Pembeda di Liga Europa
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Siasat Pramono Atasi Banjir Jakarta: Modifikasi Cuaca hingga Normalisasi Sungai
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Paparkan Capaian Cek Kesehatan Gratis ke 70 Juta Warga di WEF Davos
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menlu: Dewan Perdamaian Gaza Akui Peran Diplomasi Indonesia
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.