Basarnas lanjutkan pencarian korban longboat Tenggelam di Halsel

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Ternate (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Maluku Utara mencari korban kecelakaan laut berupa tenggelamnya sebuah longboat di perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan, terus dilanjutkan hingga Jumat malam, 23 Januari 2026,

"Tim SAR Gabungan masih berupaya mencari korban yang dinyatakan hilang," Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, dihubungi, Jumat malam.

Dia menjelaskan bahwa proses pencarian telah dilakukan sejak laporan diterima hingga pukul 21.00 WIT. Namun, operasi terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat serta situasi lapangan yang tidak memungkinkan.

“Upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan hingga malam hari. Namun karena kondisi cuaca dan faktor keselamatan, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi pukul 06.00 WIT,” ujar Iwan Ramdani.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Tim SAR Gabungan, jumlah penumpang longboat tersebut tercatat sebanyak 59 orang. Dari jumlah tersebut, 57 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 1 orang ditemukan meninggal dunia, dan 1 orang lainnya masih dinyatakan hilang serta dalam proses pencarian.

Baca juga: Longboat rute Babang–Piga Raja tenggelam dihantam gelombang


Sebelumnya, Basarnas menerima informasi awal dari Kepala Desa Bibinoi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi kecelakaan laut, Tim Rescue USS Halmahera Selatan segera bergerak ke lokasi. Personel menuju Desa Babang menggunakan kendaraan darat, kemudian melanjutkan perjalanan ke perairan Desa Bibinoi menggunakan speed boat KPLP untuk melaksanakan operasi SAR,” jelas Iwan.

Diketahui, longboat naas tersebut berangkat dari Pelabuhan Babang dengan tujuan Desa Piga Raja, Kabupaten Halmahera Selatan. Namun dalam perjalanan, longboat dihantam gelombang tinggi saat melintasi perairan di depan Desa Bibinoi hingga akhirnya tenggelam.

Iwan Ramdani juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, khususnya masyarakat setempat yang lebih dahulu melakukan pertolongan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang terlibat, terutama masyarakat Desa Bibinoi yang dengan sigap membantu proses evakuasi awal. Berkat respon cepat warga, banyak penumpang yang berhasil diselamatkan,” ungkapnya.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan antara lain Tim Rescue USS Halmahera Selatan, Polairud Polres Halmahera Selatan, Pos TNI AL Halmahera Selatan, BPBD Halmahera Selatan, Polres Halmahera Selatan, Bhabinkamtibmas Desa Bibinoi, Babinsa setempat, serta masyarakat Desa Bibinoi.

Basarnas berharap pada hari kedua operasi pencarian, korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

“Semoga pada pelaksanaan pencarian hari kedua besok, satu korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” tutup Iwan Ramdani.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
‎Sisa Sendirian Wakili Indonesia, Alwi Farhan Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia di Perempat Final Indonesia Masters 2026
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud Triliunan Rupiah
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Panji Irawan Resmi Jabat Dirut Bank Mandiri Taspen
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Nottingham Forest telan kekalahan 0-1 dari Braga
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Fakta Baru Muncul, Ressa Ternyata Pernah jadi Supir Pribadi Ibunda Denada
• 3 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.