CEO BRI Ungkap Tantangan Pembiayaan Berkelanjutan di WEF 2026

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Davos: Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi, menjelaskan, tantangan utama pembiayaan berkelanjutan di negara berkembang bukan terletak pada kurangnya komitmen, melainkan pada kemampuan eksekusi di tingkat lokal.

Pandangan itu disampaikan Hery, dalam diskusi panel bertajuk Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets, yang diselenggarakan di Indonesian Pavilion di World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss, Selasa 20 Januari 2026.

"Modal untuk berkelanjutan sebenarnya sudah tersedia secara global. Tantangannya adalah bagaimana menggerakkan modal itu secara aman, efisien, dan berskala ke tempat yang paling membutuhkan," ujar Hery, dalam program Top News Metro TV, Jumat, 23 Januari 2026.

Hery menjelaskan, bahwa di negara berkembang, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memegang peran krusial dalam perekonomian. Sektor ini menciptakan lapangan kerja, menopang rantai pasok lokal, serta menjadi jangkar ketahanan komunitas.
 

Baca Juga :

Hadir di WEF 2026, CEO BRI Beberkan Tantangan Utama Pembiayaan Berkelanjutan di Emerging Markets


Dalam konteks global, Hery menyoroti pentingnya peran bank lokal sebagai anchor bank dalam menyalurkan blended finance ke sektor riil. Menurutnya, tanpa kemampuan eksekusi di tingkat lokal, pembiayaan berkelanjutan berisiko berhenti pada tataran konsep dan sulit menjangkau kebutuhan nyata di lapangan.

Dia menjelaskan, bahwa BRI menjalankan peran sebagai anchor bank dengan menggandeng pemerintah, lembaga pembiayaan pembangunan, serta bank multilateral untuk menyalurkan blended finance ke sektor UMKM.

Selain peran kelembagaan, digitalisasi juga disebut sebagai faktor kunci dalam mendorong skala pembiayaan berkelanjutan. Menurutnya, digitalisasi memungkinkan penurunan biaya, perluasan akses kredit, serta pengumpulan data ESG hingga ke level UMKM.

Sebagai bank dengan fokus utama pada segmen mikro dan UMKM, BRI menempatkan keberlanjutan bukan sebagai inisiatif terbatas, melainkan sebagai strategi mass market. Dia menegaskan keberlanjutan telah menjadi bagian dari DNA BRI dalam membiayai jutaan pelaku usaha setiap hari.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Paparan Prabowo di World Economic Forum 2026
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Perumahan Pondok Hijau Permai Bekasi Terendam Banjir hingga 1,5 Meter
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabasarnas ungkap alasan Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR ditutup 
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Pelanggaran Tata Ruang, Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Hutan Kembang Merta
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Pertama Terjadi di Serang, Jenazah Lama di TPU Dicuri
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.