Seorang perempuan yang bekerja di perusahaan kelapa sawit di Pandeglang, Banten, mengaku menjadi korban pelecehan seksual di tempat kerjanya. Pihak keluarga membuat laporan kepada polisi.
"Atasannya sebagai manajer," kata paman korban, Amir, Jumat (23/1/2026).
Amir menceritakan kronologi dugaan pelecehan seksual itu. Kejadian itu bermula saat korban diperintahkan untuk menghadap ke ruangan manager. Namun, pada saat di ruangan, ia malah mendapatkan tindakan pelecehan.
"Dia dipanggil ke ruangan, ruangan langsung dikunci, langsung terjadi di ruangan manajer tersebut," kata Amir.
Amir mengatakan kejadian itu terungkap ketika orang tua curiga lantaran korban mengurang diri selama dua hari di kamarnya. Setelah ditanya pihak keluarga, korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya.
"Pas pulang kerja ponakan mengurung diri di kamar, dua hari nangis, ditegur sama bapaknya, setelah itu cerita," katanya.
Amir melanjutkan kondisi ponakannya saat ini mengalami trauma hingga tidak berani datang ke kantor. Ia mengatakan pihak keluarga sempat membawa korban ke rumah sakit lantaran kondisi kesehatan menurun.
"Sampai sekarang nggak masuk kerja, bahkan kemarin ada perawatan, psikisnya kena nge-drop dia dibawa ke rumah sakit kemarin sore," ucapnya.
Amir sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Ia berharap polisi segera mengusut kasus ini.
"Sudah laporan ke polres," katanya.
Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang IPDA Widianto membenarkan telah menerima laporan dari pihak korban. Ia menyatakan bakal menindaklanjuti laporan tersebut.
"Baru Lapdu, sudah kita terima," kata Widianto dihubungi terpisah.
Simak juga Video: Pramono Bakal Tindak Tegas Pelaku Pelecehan 3 Karyawan TransJakarta
(lir/lir)





