Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi membubarkan parlemen pada Jumat, 23 Januari 2026, membuka jalan bagi pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari. Keputusan ini menjadi langkah politik penting, untuk memperkuat mandat kabinetnya di tengah tantangan domestik dan geopolitik yang kompleks.
Selengkapnya dalam program Nation Hub CNBC Indonesia (Jumat, 23/01/2026) berikut ini.



