Tim SAR gabungan telah menemukan seluruh korban pesawat ATR 42-500 PK-THT yang hilang dan jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Pada hari ketujuh pencarian, Basarnas menyebutkan korban ke-10 telah ditemukan.
“Sekitar pukul 09.16, alhamdulillah korban ke-10 ditemukan,” kata Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, sembari berurai air mata dalam konferensi pers pada Jumat (23/1).
Dalam jumpa pers tersebut, Andi Sultan tak kuasa menahan haru setelah tim SAR dari berbagai instansi dan potensi SAR berhasil melaksanakan operasi pencarian.
“Semua unsur yang terlibat, TNI-Polri, Basarnas, pemerintah, dan potensi SAR, saya ucapkan banyak terima kasih,” sambungnya.
Dari sepuluh korban yang ditemukan, kata Andi Sultan, beberapa di antaranya berupa potongan tubuh atau body part. Sejumlah korban masih dalam proses evakuasi dari lokasi.
“Sekarang kita mengupayakan proses evakuasi,” singkatnya.
Sepanjang proses evakuasi ini, beberapa korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. Dua di antaranya telah berhasil diidentifikasi, yakni Florencia, pramugari pesawat ATR, dan Deden Maulana, pegawai KKP.
Momen Tim SAR Sujud Syukur
Setelah sepekan dilakukan pencarian di medan dan cuaca yang menantang, semua korban akhirnya ditemukan. Tim SAR yang mendapatkan kabar dari tim lapangan melalui pesan radio, tidak kuasa menahan rasa haru.
Mereka pun langsung sujud syukur di Posko AJU yang berada di Desa Tompo Bulu, Balocci, Pangkep.
Tampak tim SAR gabungan berpelukan. Tangis haru tak kuasa dibendung.
Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengatakan bahwa pencarian di hari ke-7, dua korban ditemukan. Sehingga, total 10 korban ditemukan.
Basarnas Tutup Operasi Pencarian Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Operasi pencarian terhadap korban pesawat ATR 42-500, yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, resmi dihentikan, Jumat (23/1).
Penghentian operasi ini karena tim SAR telah menemukan bangkai pesawat ATR dan 10 orang korban. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan dari hasil rapat evaluasi setelah dilakukan pencarian hari ke tujuh, disepakati operasi SAR pesawat ATR 42-500 dinyatakan selesai.
"Pada malam hari ini, saya selaku Kepala Badan SAR Nasional sekaligus SAR Coordinator, menyatakan bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500, secara resmi saya nyatakan selesai," kata Syafii saat jumpa pers di Makassar, Jumat (23/1) malam.
Ia menjelaskan, meski operasi resmi ditutup, tidak serta-merta tugas dari Basarnas juga berakhir. Kata dia, operasi lanjutan dilakukan apabila mendapat laporan atau informasi dari warga apabila menemukan body part.
Operasi lanjutan tersebut, dinamai operasi kesiapsiagaan rutin.
"Operasi kesiapsiagaan ditujukan andai saja ada laporan dari masyarakat menemukan ada body pack. Baik yang tersisa ataukah sekecil apa pun body pack itu maka kewajiban Basarnas melaksanakan operasi," bebernya.
"Artinya pengambilan badan itu dan kita akan serahkan DVI Polri," sambungnya.
Saat ditanya terkait jangka waktu melakukan operasi siaga, Syafii memastikan tak ada batas waktu. Hal itu karena penemuan body part bisa terjadi dalam waktu yang tidak bisa ditebak.
"Tidak ada jenjang waktu, pokoknya Basarnas akan siap siaga tanpa ruang dan waktu," tegasnya.
Momen Haru Anak Pegawai KKP Bacakan Surah Al-Insyirah di Depan Jenazah Ayahnya
Deden Maulana menjadi salah satu korban tewas insiden jatuhnya pesawat ATR-42 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (17/1).
Deden adalah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan pangkat Penata Muda tingkat 1, jabatannya Pengelola Barang Milik Negara.
Keluarga besar KKP melepas Deden yang gugur dalam tugasnya dalam upacara persemayaman jenazah di Auditorium Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis, (22/1).
Dalam acara itu ada momen mengharukan saat putra Deden, Asensio, melantunkan ayat suci Al-Quran, tepatnya Surah Al-Insyirah di depan jenazah ayahnya.
Isak tangis keluarga dan kerabat terdengar saat itu. Namun, Asensio yang masih berusia 6 tahun itu terlihat tegar, dia membacakan surah Al-Insyirah dengan lancar dan lantang hingga selesai.
Surah Al-Insyirah yang artinya "kelapangan" mengajarkan tentang optimisme, kelapangan hati, dan adanya kemudahan di balik kesulitan.
Daftar Korban
Dalam data manifes, pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dan ditemukan jatuh itu mengangkut 10 orang. Ada tujuh kru pesawat yang terdiri dari Andy Dahananto selaku kapten sekaligus pilot, Farhan Gunawan sebagai kopilot, Hariadi yang bertugas sebagai flight operation officer, serta dua teknisi pesawat, Restu Adi P dan Dwi Murdiono. Layanan kabin dijalankan oleh dua awak kabin, Florencia Lolita dan Esther Aprilita S.
Adapun tiga penumpang di dalam pesawat merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tengah menjalankan tugas, yakni Ferry Irawan sebagai Analis Kapal Pengawas, Deden Mulyana selaku Pengelola Barang Milik Negara, dan Yoga Noval yang bertugas sebagai Operator Foto Udara. Ketiganya akan melakukan patroli kemaritiman di wilayah Makassar.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482729/original/023793800_1769243155-IMG_6069.jpeg)
