Warga Menjerit Hadapi Banjir Berulang, Apa Solusi Pemerintah?

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang kembali melanda sejumlah kawasan Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir seolah mengulang kisah lama.

Curah hujan tinggi yang turun sejak awal tahun memicu genangan di puluhan hingga ratusan rukun tetangga (RT) serta merendam sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah.

Banjir menjadi pengalaman berulang yang melelahkan bagi warga.

Dari permukiman padat di Jakarta Selatan, jalur utama di Jakarta Barat, hingga perumahan subsidi di Kabupaten Bekasi, hujan deras nyaris selalu berujung pada genangan yang melumpuhkan aktivitas dan menguras tenaga, waktu, serta biaya warga.

Keluhan yang muncul bukan lagi soal satu kali kejadian, melainkan akumulasi dari banjir yang terus berulang tanpa solusi yang benar-benar dirasakan oleh warga.

Kelelahan berubah menjadi kekecewaan, dan harapan warga perlahan bergeser menjadi tuntutan agar pemerintah bergerak lebih konkret.

Baca juga: Baru Sebulan Pindah dari Bogor, Warga Shock Lihat Banjir Jakarta

Normalisasi yang tak tuntas

Di kawasan Jalan Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, banjir telah menjadi pemandangan yang terlalu akrab setiap kali hujan deras turun.

Luapan Kali Mampang berulang kali menenggelamkan jalan hingga membuat akses warga terganggu, dengan ketinggian air yang kerap mencapai lebih dari satu meter.

Warga menilai persoalan ini tidak bisa lagi ditangani secara tambal sulam. Erik (42), warga setempat, mengungkapkan bahwa upaya pembangunan turap yang dilakukan beberapa tahun lalu belum mampu menjawab persoalan utama kapasitas sungai yang dinilai semakin menyempit dan dangkal.

"Sebelumnya itu pendek, dua tahun yang lalu dibikinkan turapnya. Tapi masih aja banjir kalau debit airnya tinggi," ungkap Erik saat ditemui di lokasi, Jumat (23/1/2026).

Menurut Erik, penyempitan alur sungai dan keberadaan bangunan di bantaran kali menjadi faktor yang memperparah kondisi banjir.

Ia menilai pemerintah perlu bersikap lebih tegas untuk mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya.

"Untuk penanganan banjir sebenernya seharusnya ada kerja sama warga di bantaran untuk normalisasi kali. Cuma kadang mereka enggak mau. Mereka sudah terlalu nyaman, jadi harus ada ketegasan untuk mengembalikan fungsi aliran," tutur Erik.

Ia juga menekankan pentingnya kajian tata ruang untuk mengetahui perubahan lebar sungai dari waktu ke waktu.

"Mungkin bisa dilihat di tata ruang kotanya. Luasnya kali dulu tahun sekian berapa, kalau dilihat pasti ada penyusutan lebar dan pendangkalannya," ujar dia.

Baca juga: Air dari Fly Over Rawa Buaya Terus Mengalir, Banjir di Duri Kosambi Semakin Tinggi

Terkejutnya pendatang baru

Banjir tidak hanya melelahkan warga lama, tetapi juga mengejutkan pendatang baru.

Nurul, yang baru sebulan pindah dari Bogor ke Jakarta, mengaku tidak menyangka akan langsung berhadapan dengan banjir sebesar itu di lingkungan tempat tinggalnya.

"Aku baru satu bulan di sini. Agak culture shock ya sama banjirnya. Karena kebetulan aku dari Bogor," ujar Nurul.

Selama ini, banjir Jakarta baginya hanya sebatas tayangan televisi.

Namun, pengalaman langsung menghadapi genangan membuatnya sadar betapa serius dampak banjir bagi aktivitas harian warga.

"Di rumahku itu enggak ada banjirnya. Terus di sini, 'Oh ya ampun, ternyata kayak gini ya banjir yang di TV itu'," kata dia.

Bahkan, untuk berangkat kerja, Nurul harus mengandalkan perahu karet akibat jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan.

"Syukurnya masih ada bantuan pakai perahu karet, jadi bisa tetap kerja walaupun ada imbauan ya untuk WFH, tapi dari kantorku kebetulan enggak," kata Nurul.

Baca juga: Banjir Jakarta Barat Tak Kunjung Surut dari Kamis hingga Jumat Tengah Malam

Kesabaran warga menipis

Di Jakarta Barat, kawasan Daan Mogot kembali menjadi simbol kelelahan warga menghadapi banjir tahunan.

Jalan utama yang menghubungkan Jakarta dan Tangerang itu lumpuh akibat genangan setinggi sekitar 60 sentimeter, memicu kemacetan panjang dan kekecewaan mendalam.

Raihan (26), warga Taman Kota, menilai banjir kali ini mencerminkan lambannya antisipasi pemerintah terhadap persoalan yang seharusnya sudah bisa diprediksi.

"Iya kalau ngomongin banjir ya capek sih, pasti capek banget. Karana saya dari lahir di sini dan dari dulu tuh emang selalu banjir," ujar Raihan.

Hanya dalam kurun waktu satu bulan di awal tahun, banjir parah sudah terjadi berulang kali di lokasi yang sama.

"Ini aja kayaknya di bulan ini ya, di awal tahun, kayaknya sudah tiga atau empat kali deh jalanan Daan Mogot ini banjir sampai parah kayak gini," kata Raihan.

Menurutnya, proyek infrastruktur besar yang sempat dilakukan akhir tahun lalu belum menunjukkan hasil nyata.

"Kemarin aja akhir tahun banyak banget gallan segala macam, tapi mana? Ujung-ujungnya benjir-banjir juga sekarang," keluh dia.

Raihan pun mendesak pemerintah agar segera berbenah.

"Jadi ya, berbenah deh. Buruan berbenah deh, pemerintah Jakarta. Jangan nunggu Jakarta tenggelam dulu kayak kata orang-orang," tutur dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Warga Jakarta Capek Banjir Melulu: Pemerintah, Buruan Berbenah!


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Usut Dugaan Penipuan Dana Syariah oleh PT DSI, 28 Saksi Diperiksa dan Rekening Diblokir
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
• 2 jam lalumerahputih.com
thumb
Aktivitas Pemda Aceh Tamiang Kembali Normal Usai Gedung Dibersihkan Praja IPDN
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Apakah Whipped Cream yang Dibuat dengan N2O atau Gas Whipping Aman Dimakan? Ini Penjelasannya
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sinopsis Drama China Our Memories, Perjalanan Emosional Masa Muda yang Bikin Nostalgia
• 2 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.