Perintis Kemerdekaan–Urip Sumoharjo Rusak Parah, AP Pettarani Ikut Berlubang

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah di sejumlah ruas Kota Makassar, meski sebelumnya belum lama dilakukan perbaikan. Kerusakan jalan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan dan pada malam hari. Jalan tersebut di Jl Perintis Kemerdekaan dan Jl Urip Sumoharjo, dan Jl AP Pettarani.

Salah seorang warga NTI, Asrul, mengatakan kondisi jalan yang kini bergelombang justru terjadi setelah dilakukan pengaspalan ulang pada akhir tahun lalu. Ia menilai perbaikan tersebut tidak tepat sasaran.

“Sebenarnya ini jalan bagus. Tapi akhir tahun lalu diaspal lagi. Kita heran, jalan yang masih bagus diaspal, sementara yang rusak banyak tidak disentuh. Sekarang malah rusak lagi,” kata Asrul.

Ia menyebutkan gelombang jalan terjadi di beberapa titik, mulai dari kawasan Toko Bintang, depan toko perhiasan, hingga depan SPN Batua. Panjang kerusakan tersebut diperkirakan mencapai beberapa kilometer.
“Kalau kita kencang, tiba-tiba jalan bergelombang karena aspal tidak rata. Itu sangat membahayakan,” bebernya.

Keluhan serupa disampaikan Fatih (25), pengguna jalan di Jl AP Pettarani. Ia mengatakan lubang jalan di kawasan tersebut kerap muncul berulang, terutama saat musim hujan, meski sebelumnya sudah dilakukan penambalan.

“Itu lubang-lubang yang sering memang muncul. Biar sudah ditambal, muncul lagi, dan besar-besar. Paling parah di depan Hotel Claro,” ujarnya.

Menurut Fatih, kondisi tersebut sangat berisiko menyebabkan kecelakaan karena lubang jalan sering tertutup genangan air.
“Bahaya apalagi kalau malam. Lubang tidak kelihatan, tiba-tiba harus ngerem mendadak,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penambalan darurat, tetapi perbaikan menyeluruh agar kualitas jalan lebih tahan lama.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di ruas jalan lain. Penanganan di Jl Perintis Kemerdekaan dan Jl Urip Sumohardjo belum rampung, sementara lubang jalan kini kembali bermunculan di Jl AP Pettarani, yang merupakan ruas jalan nasional dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi.

Pada Selasa malam (20/1), terpantau empat lubang jalan saling berdekatan di depan Hotel Claro Makassar. Sejumlah pengguna jalan tampak memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang tersebut.
Warga bahkan terpaksa menumpuk batu batako secara mandiri untuk menutup lubang jalan. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama akibat padatnya lalu lintas dan hujan deras yang mengguyur, sehingga lubang kembali terbuka dan tergenang air.

Kepala Satuan Kerja PJN III Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, Malik, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan sementara pada Rabu pagi (21/1). Namun, perbaikan akan terus dipantau mengingat cuaca yang masih tidak bersahabat.

“Mungkin sebentar malam kita tangani lagi. Kemarin mau ditutup, tapi hujan terus,” ujar Malik. (uca/*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
11 Etika Makan yang Penting Menurut Para Ahli
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Lantunan Surat Al-Insyirah Putra Pegawai KKP Korban Pesawat ATR Menyentuh Hati
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
90 RT dan 9 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir, Berikut Rinciannya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Ribuan WNI Kabur dari Sarang Sindikat Online Scam Datangi KBRI Kamboja
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Update Banjir Jakarta: Genangan Masih Rendam 78 RT dan 7 Jalan
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.