FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Agrinas Palma Nusantara (APN) mencatatkan prestasi yang pesat di tahun pertamanya. APN berhasil mengelola lahan kelapa sawit sitaan seluas 1,7 juta hektare di seluruh Nusantara.
Capaian tersebut disampaikan Direktur Utama Agrinas Palma, Jenderal TNI (Purn.) Agus Sutomo, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Agrinas Palma Nusantara.
“Terakhir kemarin tanggal 23 Desember 2025. Sekarang sudah seluas setaraan mitrasi 1,7 juta hektare. Tetapi yang ada pohonnya 774 ribu hektare. Itulah yang kita kelola,” jelasnya, Jumat (23/1).
Dari pengelolaan lahan tersebut, APN berhasil mendapatkan pendapatan hingga Rp4,3 triliun dalam waktu satu tahun.
“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan revenue Rp4,3 triliun, dengan keuntungan bersih Rp1,6 triliun. Kita sudah menyumbang ke kas negara Rp530 miliar,” ungkap Agus.
Selain capaian finansial, Agus juga menegaskan komitmen Agrinas Palma untuk berperan aktif dalam agenda strategis nasional. Salah satunya adalah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada energi nasional.
“Agrinas Palma tetap komitmen menjadi garda terdepan dalam mendukung swasembada energi nasional, sehingga mimpi Bapak Presiden Prabowo lima tahun ke depan Indonesia harus punya kemandirian di bidang energi bisa terwujud,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Komunikasi dan Kelembagaan Agrinas Palma, Renaldi Zein, menjelaskan target produksi nasional 1,5 juta barel bensin merupakan sasaran jangka panjang.
“Itu suatu target jangka panjang. Boleh jadi-jadi menengah, membuat suatu biodiesel ya, konversi daripada minyak sawit yang bisa dijadikan campuran bahan bakar,” ucap Renaldi kepada wartawan dalam kesempatan yang sama.
Renaldi menegaskan pengembangan tersebut masih berada dalam tahap riset dan kajian mendalam. “Dan itu membutuhkan investasi yang tidak sedikit, seperti itu,” katanya.
Sebelumnya, PT Agrinas Palma Nusantara dikenal sebagai PT Indra Karya (Persero), sebuah BUMN yang sejak awal berfokus pada sektor infrastruktur, sebelum kemudian mengalihkan arah bisnisnya dan bertransformasi menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. (Pram/Fajar)



