Hal itu langsung disampaikan oleh CEO Ericsson, Börje Ekholm pada hari Jumat waktu setempat. Ekholm mengatakan setelah mengurangi jumlah karyawan tahun lalu, pihak perusahaan masih berencana untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa depan.
"Anda telah melihat bahwa kami telah mengurangi jumlah karyawan, misalnya, sebanyak 5.000 selama tahun lalu, dan kami memperkirakan akan terus mengurangi jumlah karyawan ke depannya," kata Ekholm dalam konferensi pers setelah pengumuman pendapatan, seperti yang dilansir dari Channel News Asia, Sabtu, 24 Januari 2026.
Baca juga: Amazon Kembali Lakukan PHK Pekan Depan, Target 30.000 Karyawan
Seperti diketahui, sebelumnya pada bulan Januari, Ericsson mengatakan berencana untuk memangkas hingga 1.600 pekerjaan di negara asalnya, Swedia.
Langkah-langkah penghematan biaya telah membantu perusahaan mempertahankan profitabilitas dan mencatatkan pendapatan yang kuat di tengah pasar 5G yang lesu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




