Pramono: Kalau Mau Kritik Modifikasi Cuaca, Kritik Saya Saja

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan tidak masalah jika operasi modifikasi cuaca (OMC) banyak dikritisi.

Ia meminta kritik itu langsung ditujukan kepadanya.

"Walaupun OMC ini dikritik, enggak apa-apa. Kalau mau mengritik, kritik saya saja. Tetapi inilah yang bisa kita lakukan saat ini untuk mengurangi curah hujan yang ada di Jakarta," ujar Pramono usai meninjau pengungsi banjir di Masjid Jami' Baiturahman, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (23/1/2026).

Baca juga: Pramono Pamer Hasil Modifikasi Cuaca Jakarta: Hari ini Terang Benderang

Pramono pun memamerkan hasil OMC yang ditambah intensitasnya sejak Jumat (23/1/2026).

Hasilnya, cuaca Jakarta hari ini, Sabtu (24/1/2026), cukup cerah.

"Kemarin sore sebenarnya saya memerintahkan untuk menambah OMC. Sehingga dengan demikian, kenapa hari ini kita bisa menikmati terang-benderang," kjata dia.

Oleh karenanya, pada Sabtu ini, Pramono tetap memerintahkan agar OMC tetap dilakukan minimal dua kali untuk menurunkan curah hujan.

Sehingga masyarakat di lokasi pengungsian bisa segera kembali ke rumah masing-masing.

"Maksimum (hari ini) tiga (tiga kali OMC) supaya curah hujan menurun," tambah dia.

Sebelumnya, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menanggung biaya pelaksanaan OMC di wilayah penyangga Jakarta sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Januari 2026.

Keterlibatan Pemprov DKI dalam pembiayaan OMC diperlukan karena tidak semua daerah memiliki anggaran khusus untuk pelaksanaan operasi tersebut.

Baca juga: Banjir di Jalan Daan Mogot Tersisa 10 Cm, Lalu Lintas Kembali Lancar

"Termasuk mungkin daerah lain biaya untuk OMC kan pasti nggak ada sehingga dengan demikian Jakarta pasti akan berkontribusi untuk itu,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam upaya bersama menekan intensitas hujan, khususnya di wilayah Jabodetabek yang kerap terdampak cuaca ekstrem.

Menurut Pramono, koordinasi lintas kementerian telah dilakukan untuk memastikan langkah antisipasi berjalan secara optimal dan terintegrasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kami terima kasih dengan arahan Bapak Presiden dan melalui Pak Mensesneg memang sudah disampaikan ke saya secara langsung oleh beberapa menteri dan kami akan bekerja sama untuk itu,” kata dia.

Selain dengan kementerian terkait, Pemprov DKI Jakarta juga menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pelaksanaan OMC.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hujan Lebat Masih Mengintai Jabodetabek, Warga Diminta Waspada
• 4 menit lalugenpi.co
thumb
Komunitas Game Diminta Sosialisasikan Gim Lokal di Tanah Air
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza, PDIP Wanti-Wanti Hal Ini
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Selidiki Kematian Lula Lahfah, Tunggu Hasil Visum
• 10 jam lalukompas.com
thumb
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
• 59 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.