JAKARTA, KOMPAS.com - TNI melalui personel Kodam Jaya/Jayakarta bersama warga setempat memperbaiki tanggul sungai yang jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/1/2026).
Sejak banjir terjadi akibat curah hujan tinggi, Kodam Jaya melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Yonif TP 843/PYV bergerak cepat melaksanakan langkah tanggap darurat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.
"Sebagai langkah cepat dan darurat, prajurit Kodam Jaya melakukan perbaikan tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju air sekaligus mengurangi ketinggian genangan di rumah-rumah warga," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf Arief Wicaksana dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Banjir di Jalan Daan Mogot Tersisa 10 Cm, Lalu Lintas Kembali Lancar
Arief menyampaikan, prajurit Kodam Jaya diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga terdampak sekaligus penanganan tanggul yang jebol.
Di lokasi, prajurit Yonif TP 843/PYV, Babinsa, dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan perbaikan tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir.
Selain perbaikan tanggul, lanjut Arief, Kodam Jaya juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir.
"Melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi juga menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kampung Bendungan RT 03 RW 05 Dusun III, lokasi tanggul jebol," ujarnya.
Baca juga: Banjir Rendam Outer Ring Road Cengkareng, Kendaraan Melintas Satu Lajur
"Bantuan yang disalurkan berupa 2.000 karung pasir, mi instan, roti, serta karpet, dan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Pantai Bakti sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat," sambung dia.
Arief menegaskan, keterlibatan prajurit TNI di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan wujud nyata pengabdian dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyat.
Kodam Jaya ditegaskan bakal terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait hingga kondisi wilayah terdampak kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang