Menlu Sugiono Sebut Dewan Perdamaian Dunia Bukan untuk Gantikan PBB

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Dewan Perdamaian Dunia dibentuk sebagai badan internasional hasil kesepakatan sejumlah negara yang sejak awal terlibat dalam pembahasan situasi di Palestina. 

Menlu Sugiono Sebut Dewan Perdamaian Dunia Bukan untuk Gantikan PBB. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace) tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Hal tersebut disampaikan untuk menegaskan posisi Board of Peace dalam arsitektur diplomasi internasional, menyusul bergabungnya Indonesia sebagai salah satu founding member badan tersebut.

Baca Juga:
Menlu Sebut Geopolitik Global di Zona Abu-abu, Perdamaian dan Konflik Makin Bias

“Tentu saja tidak. Kemarin juga disampaikan bahwa badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB,” ujar Menlu Sugiono di Davos, Swiss, Jumat (23/1/2026).

Sugiono menjelaskan, Dewan Perdamaian Dunia merupakan badan internasional yang lahir dari kepedulian bersama untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza dan Palestina. 

Baca Juga:
Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global, Menlu Sugiono Tekankan Diplomasi Ekonomi

Badan ini memiliki mandat untuk memonitor administrasi stabilisasi serta upaya rehabilitasi pascakonflik.

“Ini adalah satu badan internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza,” lanjutnya.

Baca Juga:
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Menlu: Perkuat Dukungan untuk Palestina

Menlu menegaskan, keputusan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Dunia didasarkan pada komitmen konsisten Indonesia terhadap perdamaian dan stabilitas internasional, terutama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Menurutnya, kehadiran Indonesia di dalam Dewan Perdamaian Dunia bertujuan untuk memastikan arah kebijakan lembaga tersebut tetap sejalan dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang. 

“Kehadiran semua negara-negara ini di dalam Board of Peace tersebut untuk bisa terus mengawal, kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara,” katanya.

Dewan Perdamaian Dunia dibentuk sebagai badan internasional hasil kesepakatan sejumlah negara yang sejak awal terlibat dalam pembahasan situasi di Palestina. 

Inisiatif ini lahir dari rangkaian pertemuan negara-negara Islam dan negara dengan mayoritas penduduk Muslim, yang sepakat melibatkan komunitas internasional secara lebih luas untuk mendorong perdamaian permanen di Gaza.

Pembentukan badan ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan lanjutan di Mesir, yang kemudian bermuara pada penandatanganan piagam pendirian badan tersebut. Dewan ini dirancang untuk menjalankan fungsi pemantauan stabilisasi, administrasi transisi, serta rehabilitasi pascakonflik secara terukur dan berkelanjutan.

Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 20 negara founding members Board of Peace, bersama antara lain Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turki, Pakistan, dan Mesir. 

Piagam pendirian Dewan Perdamaian Dunia tersebut telah ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk berada di dalam proses perdamaian dan memastikan upaya internasional tetap mengarah pada kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengenal Calon Pemain Persib Layvin Kurzawa: 5 Kali Juara Ligue 1 bersama PSG, Riwayat Cedera?
• 13 jam lalubola.com
thumb
KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Pemerasan Walkot Madiun
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Balik Shayne Pattynama ke Persija Jakarta, Mauricio Souza Beberkan Faktanya
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Sebelum Gibran, Ahmad Ali Ternyata Telah Siapkan Kaesang Jadi Presiden
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Misi Indonesia di WEF Davos 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.