Tim DVI gabungan kembali mengidentifikasi tujuh korban pesawat ATR 42-500, yang hilang dan terjatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/1). Dengan demikian, total korban yang sudah berhasil diidentifikasi 10 orang.
Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr. Muhammad Haris, mengatakan sebanyak tujuh kantong jenazah yang diserahkan oleh Basarnas pada Jumat (23/1) kemarin, telah berhasil diidentifikasi.
"Tujuh kantong jenazah terakhir telah kami lakukan pemeriksaan dan berhasil kami identifikasi," kata Haris saat jumpa pers di Biddokes Polda Sulsel, Sabtu (24/1).
Ia membeberkan, ketujuh kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi masing-masing;
1. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.05 cocok dengan nomor AM008 dan teridentifikasi sebagai Yoga Noval Prakoso, beralamat di Jalan Duta Raya Nomor 264, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
2. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.06 dan PM62B.03 body part, cocok dengan nomor AM003 dan teridentifikasi sebagai Hariadi, alamat Perumahan Bumi Taman 5.364 RT 003 RW 018, Yanggir, Karangan, Anjar, Jawa Tengah, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
3. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.07 cocok dengan nomor AM001 dan teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Gunawan, beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
4. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.08 cocok dengan nomor AM007 dan teridentifikasi sebagai Ferry Irawan, alamat Jalan Rawaneneng Nomor 43 RT 04 RW 05, Desa Janti, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
5. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.09 cocok dengan nomor AM005 dan teridentifikasi sebagai Dwi Murdiono, alamat Jalan Rajasari Rukuni, Indrakila Blok B.5, Selasar Panjang, Bogor, Jawa Barat, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
6. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.10A dan PM62B.10B body part serta PM62B.05 properti, cocok dengan nomor AM009 dan teridentifikasi sebagai Restu Adi Pribadi, alamat Jalan Tanjakan Kampung Baru Nomor 416 RT 03 RW 05, Kampung Makassar, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
7. Kantong jenazah dengan nomor PM62B.19 cocok dengan nomor AM010 dan teridentifikasi sebagai Andy Dahananto, alamat Perumahan Tiga Raksa, Desa Padaga, Larangan Blok A.1 Tingkatan Nomor 27 RT 006 RW 002, Tangerang, Banten, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
"Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 10 korban dari 11 kantong jenazah yang diterima," kata dia.
Terpisah, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani, mengatakan bahwa kantong jenazah berisi body part atau potongan tubuh manusia yang ditemukan merupakan milik dari salah satu korban.
"Dari 1 body pack lainnya yang berisi tulang, juga dapat dibuktikan bahwa itu merupakan bagian tubuh dari salah satu korban dari 10 korban tersebut. Body part itu, milik korban bernama Hariyadi," tegasnya.
Selanjutnya, para jenazah akan diserahkan kepada keluarga korban untuk dibawa ke rumah masing-masing untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Tiga korban jenazah lainnya yang sebelumnya berhasil diidentifikasi yaitu masing-masing, dua pramugari pesawat ATR, Florencia dan Eather. Kemudian, satu lainnya adalah pegawai KKP, Deden Maulana. Mereka telah diserahkan kepada keluarganya.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482119/original/085386600_1769161243-IMG_9502.jpeg)