Potret Tumpukan Kontainer Isi Barang Bukti Disita Bareskrim dari DSI

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Dana Syariah Indonesia (DSI) terkait dugaan fraud. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen hingga data transkasi.

Dari video yang diperoleh detikcom, barang bukti berupa dokumen-dokumen hingga data transaksi dimasukkan ke dalam sejumlah kontainer. Kontainer tersusun bertumpuk ke atas berisi barang bukti kemudian dibawa penyidik ke Gedung Bareskrim Polri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Penggeledahan dilakukan di kantor pusat PT DSI yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan. Penggeledahan berlangsung selama 16 jam, sejak Jumat (23/1) hingga Sabtu (24/1) pagi tadi.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigejn Ade Safri Simanjuntak mengatakan penggeladahan dilakukan dalam rangka mencari alat bukti terkait dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana penipuan dan/atau tindak pidana penipuan melalui media elektronik. Juga terkait dugaan tindak pidana membuat pencatatan laporan palsu dalam pembukuan atau laporan keuangan dan/atau tanpa didukung dokumen yang sah dan tindak pidana pencucian uang atas penyaluran pendanaan dari masyarakat yang dilakukan oleh PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI) dengan menggunakan proyek fiktif dari data atau informasi borrower existing.

"Di mana dalam upaya paksa penggeledahan tersebut, Tim Penyidik telah melakukan upaya paksa penyitaan terhadap barang bukti, baik yang dihasilkan/diperoleh dari tindak pidana, maupun yang digunakan untuk melakukan tindak pidana/atau yang memiliki hubungan langsung dengan dugaan tindak pidana yang disangkakan/terjadi," kata Brigjen Ade Safri Simanjuntak, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Daftar Barang Bukti Disita Bareskrim dari Kantor Dana Syariah Indonesia


Ade Safri menjelaskan barang bukti tersebut antara lain berupa barang bukti fisik dan juga barang bukti elektronik. Berikut rinciannya.

1. Barang Bukti Fisik, berupa berbagai dokumen perusahaan sebagai berikut:

  • Dokumen keuangan dan pembukuan
  • Dokumen kerja sama dan perjanjian
  • Dokumen pembiayaan dan jaminan
  • Dokumen kebijakan internal dan tata kelola perusahaan
  • Dokumen profil dan kegiatan usaha perusahaan
  • Beberapa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang merupakan agunan borrower macet serta sarana pendukung operasional perusahaan.

2. Barang Bukti Elektronik berupa data dan informasi digital yang tersimpan dalam sistem teknologi informasi perusahaan, antara lain:

  • Data operasional
  • Data transaksi
  • Dokumen elektronik yang diduga berkaitan dengan pengelolaan dana dan pembiayaan, yang diperoleh dari perangkat elektronik dan perangkat keras teknologi informasi berupa unit CPU dan mini PC.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap indikasi kecurangan (fraud) dalam dugaan kasus gagal bayar platform investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kepada para pemberi pinjaman (lender). Salah satu modus yang digunakan PT DSI adalah membuat proyek fiktif dari data peminjam (borrower) yang sudah ada.

"Salah satunya adalah dengan modus penggunaan proyek fiktif dengan menggunakan data atau informasi borrower existing," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Baca juga: Bareskrim Polri Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia!




(mea/dhn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasatgas Tito Karnavian Apresiasi Progres Pemulihan Pascabencana Tapanuli Tengah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa 4,8 M Getarkan Sekadau Kalbar, Terasa Kuat di Sintang-Melawi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kereta Tabrak Lengan Derek di Spanyol, Kecelakaan Keempat dalam Sepekan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sudah Tiba di Bandung, Layvin Kurzawa Dikontrak Persib 6 Bulan
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Cara Bayer Perkuat Ketahanan Pangan RI, Dukung Petani Tingkatkan Hasil Panen Jagung di Jateng
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.