Jakarta, IDN Times - Kesibukan terlihat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (24/1/2026). Sejumlah karung berisi Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) dimasukan ke dalam Cessna Caravan untuk persiapan operasi modifikasi cuaca (OMC) di atas langit Jakarta dan Jawa Barat.
Intensitas OMC semakin sering untuk mengantisipasi banjir di dua provinsi tersebut. Apalagi pada Kamis (22/1/2026) Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan OMC merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mereduksi curah hujan tinggi yang diperkirakan mengguyur wilayah Jabar dan Jakarta pada periode dasarian kedua dan ketiga Januari 2026.
"BNPB mengerahkan Cessna Caravan PK-JVH dan BPBD DKI Jakarta mengerahkan Casa 212 A-2105. Keduanya beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur," ujar Abdul di dalam keterangan tertulis pada Sabtu (24/1/2026).
Modifikasi cuaca di area Jakarta dan Jawa Barat telah dilaksanakan sejak 12 Januari 2026. Tetapi, sejak Jumat kemarin jumlah armada pesawat yang dikerahkan untuk melakukan OMC ditambah menjadi tiga unit. Sehingga, total ada lima armada pesawat.
"Penebalan dukungan armada udara dengan adanya tiga unit pesawat Carravan yaitu PK-YNA, PK-SNG dan PK-SNK. Khusus untuk OMC dengan pesawat PK-SNK dilakukan dari Lanud Hussein Sastranegara di Bandung untuk cover wilayah hulu," tutur dia.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211343/original/061645900_1746543011-Screenshot_2025-05-06_213851.jpg)