Bisnis.com, JAKARTA - Bencana longsor yang terjadi di kawasan Kaki Gunung Burangrang telah menyebabkan dampak ke 35 kepala keluarga atau 114 jiwa.
Selain itu, dilaporkan sekitar 10 orang tertimbun material longsor, dengan tiga orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini, proses pendataan dan pemantauan di lokasi masih terus dilakukan oleh petugas terkait.
“Berdasarkan laporan sementara, longsor diperkirakan menimbun lahan seluas sekitar 30 hektare dan berdampak pada kurang lebih 30 rumah warga. Lokasi pengungsian sementara saat ini terpusat di Kantor Desa Pasirlangu,” dikutip dari situs Dinsos Jabar, Sabtu (24/1/2026).
Adapun peristiwa bencana tanah longsor di Bandung Barat terjadi pada Jumat (23/1/2026), di kawasan kaki Gunung Burangrang. Saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan bantuan logistik kebencanaan bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Cikuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026), sekaligus menjadi update terakhir penanganan darurat yang disampaikan hingga saat ini.
Bantuan logistik yang disalurkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, tenda gulung, kasur, selimut, family kit, kidsware, sandang anak dan dewasa, serta makanan siap saji, makanan anak, dan lauk pauk guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Total bantuan yang disalurkan senilai Rp100,46 juta. Dinsos Jabar menegaskan bahwa penanganan bencana akan terus dilanjutkan pada tahap berikutnya, dengan tetap melakukan pemantauan kondisi lapangan secara berkala.
Pemda setempat terus melakukan dengan aparat kewilayahan, serta unsur terkait lainnya juga terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan dan respons lanjutan apabila terjadi potensi bencana longsor susulan di Kabupaten Bandung Barat.





