Medan (ANTARA) - Skuad PSMS Medan percaya diri menghadapi tuan rumah Garudayaksa pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan berlangsung di Stadion Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1).
Pelatih PSMS Eko Purdjianto yang dihubungi dari Medan, Sabtu, mengatakan PSMS Medan datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya.
Tren positif tersebut menjadi modal berharga bagi PSMS untuk menantang Garudayaksa yang saat ini merupakan pemuncak klasemen. Persiapan juga dinilai sudah cukup maksimal untuk menghadapi lawan.
Baca juga: PSMS Medan bawa poin penuh usai kalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1
Baca juga: Pelatih: Kunci kemenangan PSMS atas Persiraja karena pemain disiplin
“Kami membawa 23 pemain termasuk pemain asing. Mereka dalam keadaan sehat. Namun satu pemain kami (Vittor Barata-red) tidak bisa main karena cedera,” kata Eko.
Eko juga mengungkapkan alasannya menerima tantangan menangani PSMS Medan dan perkembangan tim yang cukup baik sejak kedatangannya.
“Saya tertarik karena nama PSMS Medan sendiri, suporter yang cukup bagus. Pertama kali saya melihat materi pemain yang ada dan filosofi yang akan saya terapkan di latihan. Alhamdulillah pemain cepat adaptasi, sangat positif dua laga berakhir dengan kemenangan," katanya.
Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat, Eko menegaskan pentingnya fokus pada identitas permainan sendiri.
“Untuk Garudayaksa, kita tahu pemainnya cepat tapi saya bicara ke pemain siapa pun lawannya di grup ini bisa saling mengalahkan makanya kita tetap waspada, kita fokus dengan cara bermain kita dan siapkan yang terbaik untuk Garudayaksa," tutur dia.
Menanggapi catatan Garudayaksa yang sempat kesulitan meraih kemenangan di beberapa laga sebelumnya, Eko tak mau berasumsi, dia hanya menilai hal itu sebagai dinamika wajar dalam sepak bola.
Di sisi lain, tim pelatih juga sudah menganalisa tim lawan untuk menerapkan strategi yang tepat.
“Catatan Garudayaksa yang susah menang di beberapa laga belakangan, begitulah sepakbola. Kami tetap fokus dengan performa kami selama ini. Semoga hasil positif dapat terus menjadi motivasi pemain untuk pertandingan berikutnya,” kata Eko.
Dia juga menekankan bahwa setiap laga di Liga 2 memiliki arti yang sama pentingnya.
“Setiap pertandingan sangat penting. Bagi saya setiap laga adalah derbi, setiap poin penting, kalau lengah bisa bergeser di klasemen sampai dua setrip, semoga kita dapat poin,” kata dia.
Sementara pemain PSMS Dani Saputra memastikan kesiapan tim menyambut laga berat ini.
“Dari pemain kami sudah siap dan kondisi pemain juga sehat dan insya Allah untuk pertandingan besok kita akan kasih 100 persen untuk PSMS Medan," ujar Dani yang mencetak gol debutnya saat PSMS mengalahkan Persiraja 2-1 pekan lalu.
Baca juga: Jelang lawan Barito, Bima Sakti: Tak ada tim yang tak terkalahkan
Baca juga: PSIM Yogyakarta agendakan dua pertandingan uji coba pada masa jeda
Pelatih PSMS Eko Purdjianto yang dihubungi dari Medan, Sabtu, mengatakan PSMS Medan datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya.
Tren positif tersebut menjadi modal berharga bagi PSMS untuk menantang Garudayaksa yang saat ini merupakan pemuncak klasemen. Persiapan juga dinilai sudah cukup maksimal untuk menghadapi lawan.
Baca juga: PSMS Medan bawa poin penuh usai kalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1
Baca juga: Pelatih: Kunci kemenangan PSMS atas Persiraja karena pemain disiplin
“Kami membawa 23 pemain termasuk pemain asing. Mereka dalam keadaan sehat. Namun satu pemain kami (Vittor Barata-red) tidak bisa main karena cedera,” kata Eko.
Eko juga mengungkapkan alasannya menerima tantangan menangani PSMS Medan dan perkembangan tim yang cukup baik sejak kedatangannya.
“Saya tertarik karena nama PSMS Medan sendiri, suporter yang cukup bagus. Pertama kali saya melihat materi pemain yang ada dan filosofi yang akan saya terapkan di latihan. Alhamdulillah pemain cepat adaptasi, sangat positif dua laga berakhir dengan kemenangan," katanya.
Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat, Eko menegaskan pentingnya fokus pada identitas permainan sendiri.
“Untuk Garudayaksa, kita tahu pemainnya cepat tapi saya bicara ke pemain siapa pun lawannya di grup ini bisa saling mengalahkan makanya kita tetap waspada, kita fokus dengan cara bermain kita dan siapkan yang terbaik untuk Garudayaksa," tutur dia.
Menanggapi catatan Garudayaksa yang sempat kesulitan meraih kemenangan di beberapa laga sebelumnya, Eko tak mau berasumsi, dia hanya menilai hal itu sebagai dinamika wajar dalam sepak bola.
Di sisi lain, tim pelatih juga sudah menganalisa tim lawan untuk menerapkan strategi yang tepat.
“Catatan Garudayaksa yang susah menang di beberapa laga belakangan, begitulah sepakbola. Kami tetap fokus dengan performa kami selama ini. Semoga hasil positif dapat terus menjadi motivasi pemain untuk pertandingan berikutnya,” kata Eko.
Dia juga menekankan bahwa setiap laga di Liga 2 memiliki arti yang sama pentingnya.
“Setiap pertandingan sangat penting. Bagi saya setiap laga adalah derbi, setiap poin penting, kalau lengah bisa bergeser di klasemen sampai dua setrip, semoga kita dapat poin,” kata dia.
Sementara pemain PSMS Dani Saputra memastikan kesiapan tim menyambut laga berat ini.
“Dari pemain kami sudah siap dan kondisi pemain juga sehat dan insya Allah untuk pertandingan besok kita akan kasih 100 persen untuk PSMS Medan," ujar Dani yang mencetak gol debutnya saat PSMS mengalahkan Persiraja 2-1 pekan lalu.
Baca juga: Jelang lawan Barito, Bima Sakti: Tak ada tim yang tak terkalahkan
Baca juga: PSIM Yogyakarta agendakan dua pertandingan uji coba pada masa jeda




