Liputan6.com, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiunan (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomioyono mengatakan bahwa industri asuransi harus berkembang secara sehat, berkelanjutan dan juga peduli terhadap konsumen.
“Kita mesti bersama-sama saling berkolaborasi, sinergi, bisa mengembangkan industri perasuransian yang sehat, yang berkelanjutan, dan juga peduli terhadap konsumen atau pemegang polis,” katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (24/1/2026).
Advertisement
Ia mengatakan bahwa kebijakan dan pengaturan bagi industri perasuransian sangat fundamental. Namun, sebagai pihak menilai reformasi dan transformasi di industri ini cukup terhambat.
Hal tersebut menyebabkan pertumbuhan industri perasuransian sangat kecil dibandingkan potensi pengembangannya di Indonesia.
“Jadi kita bersama-sama harus memperbesar kontribusi di sektor perasuransian karena potensinya sangat besar. Kuenya itu sangat besar. Tidak mungkin kita berkompetisi di antara kita sendiri, padahal kuenya itu sangat besar,” ujar dia.
Ogi juga menegaskan bahwa peta jalan industri perasuransian akan menjadi komitmen dari OJK untuk dijalankan.
Menurut Ogi, sudah banyak Peraturan OJK (POJK) yang dirancang selama beberapa tahun terakhir, sehingga fokus ke depan ialah eksekusi peta jalan industri perasuransian, dan juga penyusunan kebijakan akan dikurangi.



