BRI Insurance Genjot Penguatan Sektor Syariah Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance terus berkomitmen untuk memperkuat reputasi sebagai perusahaan asuransi yang tumbuh, adaptif, dan konsisten memberikan layanan perlindungan baik seluruh nasabah.

Buah dari komitmen itu salah satunya terbukti dengan meraih penghargaan atas unit bisnis syariah pada kegiatan 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards dengan kategori sebagai Top Sharia Business Unit - General Insurance.

Baca Juga :
Selamat Datang di Realita Baru Kelas Menengah: Menikah, Punya Anak, dan Rumah Semakin Tak Terjangkau
BRILink Agen Ini Raih Predikat Jawara Nasional, Hadirkan Perbankan di Pegunungan Alor NTT

Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo mengatakan, prestasi ini memperkuat posisi perusahaan sebagai entitas yang kompetitif dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. 

“Penghargaan ini memberi semangat tambahan bagi kami untuk terus fokus mencapai target kinerja serta memperkuat posisi sebagai perusahaan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” tutur Budi. dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dia menambahkan, pengakuan ini menjadi bukti kontribusi perusahaan dalam mendukung target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen melalui penguatan sektor syariah. Hal itu sejalan dengan misi Asta Cita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2024-2029 yang mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Penghargaan ini pun diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif kepada industri keuangan syariah di Indonesia sehingga memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

Sebagai informasi, BRI Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp467 miliar pada kuartal III 2025. Profit margin tercatat sebesar 15 persen dan hasil underwriting 31,23 persen. Sedangkan, premi bruto tercatat mencapai Rp3,12 triliun.

Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah rencana kerja dan anggaran (RKA) akibat dampak Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.

Perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. (Ant)

Baca Juga :
Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI di DPR, Solikin Bawa 'Semangka'
Rosan Bakal Pacu Investasi AI Demi Dongkrak Ekonomi RI
Di WEF Davos, Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sungai Cipamingkis Bogor Sempat Meluap, Warga Bekasi Diimbau Waspada
• 18 jam laludetik.com
thumb
Baru Diperbaiki, Proyek Tebing Sungai di Bojonegoro Ambruk
• 16 jam laludetik.com
thumb
Jakarta Siaga 1 Hujan Malam Hari, Banjir Sudah Kepung Lokasi Ini
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengakuan Jujur Pelatih Persija usai Gilas Madura United 2-0 di GBK
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Tambang Emas di Sudan Runtuh, 6 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.