JAKARTA, DISWAY.ID - Marketing Whip Pink di media sosial disebut janggal hingga netizen ramai-ramai mempertanyakannya.
Sebelumnya beredar isu bahwa Whip Pink menjadi pemicu kematian sosok selebgram tanah air.
Isu tersebut mencuat karena dugaan penyalahgunaan Whip Pink yang tidak semustinya.
Whip Pink merupakan produk yang berisi Nitrous Oxide (N₂O) atau yang lebih dikenal sebagai gas tawa.
Umumnya produk ini dimanfaatkan untuk kebutuhan kuliner, terutama dalam proses pembuatan whipped cream.
BACA JUGA:Apakah Whip Pink Termasuk Narkotika Berbahaya Picu Kematian? Simak Penjelasan dan Kandungannya
Namun di balik fungsinya, banyak orang mengungkap tren tersembunyi yang menyimpang dalam penggunaannya.
Di mana gas nitrous oxide justru dapat disalahgunakan sebagai zat hirup untuk mengejar efek “high” atau rasa mabuk.
"Dari berita Lula baru tau ternyata produk ini (gas tertawa/N₂0) emang diperuntukan buat kue, tapi disalahgunakan." tulis cuitan akun X @rolandprrr.
Temuan itu cukup menggemparkan jagat maya di media sosial, aku Instgaram Whip Pink juga langsung dipenuhi netizen Indonesia.
BACA JUGA:Beredar Isu Liar Whip Pink Diduga Jadi Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah, Apa Itu?
Netizen Endus Kejanggalan Marketing Whip PinkUsai isu liar tersebut berhembus, banyak netizen yang penasaran dan mulai mencari tahun produk Whip Pink.
Penjualan produk Whip Pink di Indonesia sendiri diketahui dimulai sejak tahun 2019 melalui akun Instagram @whippink.co.
Hal itu tertulis pada bio akun Whip Pink.
"Indonesia’s Whippink Charges Since 2019".
- 1
- 2
- 3
- »





