Jakarta, VIVA – Isu dugaan praktik black campaign kembali mengguncang jagat perfilman Tanah Air menjelang persaingan film Lebaran 2026. Perbincangan ini mencuat setelah akun Instagram resmi film animasi Na Willa mendadak dibanjiri komentar promosi masif yang mengarah pada film Danur: The Last Chapter.
Pola komentar yang muncul serempak, berulang, serta terkesan menyusup ke ruang promosi film lain memicu kecurigaan publik. Netizen pun menduga adanya keterlibatan buzzer yang bekerja secara sistematis demi mendongkrak perhatian terhadap salah satu judul yang akan tayang bersamaan. Scroll lebih lanjut yuk!
Situasi tersebut mendorong Lele Laila, penulis skenario Danur: The Last Chapter, untuk menyampaikan sikapnya secara terbuka. Melalui unggahan Instagram Story pribadi, ia mengungkapkan kegelisahan yang dirasakannya sejak mengetahui film tersebut dijadwalkan tayang pada momentum Lebaran.
"Waktu saya tahu film Danur tayang Lebaran, saya takut, entah sejak kapan persaingan film menjadi seperti Pilpres," tulis Lele Laila, dikutip Sabtu 24 Januari 2026.
Ia menilai iklim promosi film saat ini semakin keras dengan maraknya tudingan, komentar kebencian, hingga praktik kampanye negatif yang dianggap mulai dinormalisasi. Lele Laila juga mengenang pengalaman pahit pada musim Lebaran sebelumnya yang meninggalkan trauma mendalam.
"Saya takut diserang lagi, dicaci maki, bahkan disuruh mati lagi, sementara orang yang dulu mendampingi saya kini sudah tiada," ungkapnya.
Melalui pernyataannya, Lele Laila mengajak seluruh pelaku industri film, penikmat sinema, hingga akun-akun perfilman untuk menghentikan budaya saling menjatuhkan. Ia mengibaratkan konflik promosi tersebut sebagai api kecil yang berpotensi membesar jika terus dipantik oleh narasi kebencian.
Di sisi lain, pihak produksi Danur: The Last Chapter turut memberikan klarifikasi. Awi Suryadi disebut telah menghubungi sutradara Na Willa, Ryan Adriandhy, melalui pesan langsung Instagram untuk meluruskan kesalahpahaman yang berkembang.
Ia menegaskan bahwa tim produksi tidak pernah menginstruksikan promosi yang bersifat menyerang atau menyepam akun film lain.
"Bisa dipastikan dan dipertanggungjawabkan itu bukan dari kami," tulis Awi Suryadi dalam klarifikasinya yang dirilis pada 21 Januari 2026.
Terlepas dari polemik yang beredar, antusiasme publik terhadap Danur: The Last Chapter tetap tinggi. Film ini digadang-gadang menjadi penutup kisah Risa Saraswati yang diperankan Prilly Latuconsina setelah hampir satu dekade membangun semesta Danur.



