Jakarta (ANTARA) - Tim Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia belum terkalahkan di kompetisi putri Proliga 2026 setelah menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile 3-1 (25-21, 16-25, 25-17, 25-19) di Kabupaten Bandung, Sabtu.
Itu menjadi kemenangan keempat Gresik Phonska secara beruntun di Proliga 2026. Gresik Phonska, satu-satunya tim putri yang belum terkalahkan di Proliga musim ini, pun memimpin klasemen sementara dengan 12 poin dari empat pertandingan.
"Anak-anak bertanding dengan baik meski lawan (Jakarta Electric-red) cukup tangguh karena ada Neriman Ozsoy dan Celeste Plak," ujar pelatih Gresik Phonska Alesandro Lodi.
Lodi pun berharap anak-anak asuhnya lebih percaya diri untuk menghadapi tuan rumah Bandung bjb Tandamata, Minggu (25/1).
Pertandingan Gresik Phonska dan Jakarta Electric sengit sejak awal. Akan tetapi, Gresik Phonska tampil lebih tajam dan unggul 25-21 pada set pertama.
Set kedua, pemain Jakarta Electric City Celeste Plak memperlihatkan perfoma apik dan membawa timnya memimpin 8-1 untuk kemudian menutup set itu dengan kemenangan 25-16.
Pada set ketiga, Gresik Phonska bermain lebih solid. Dengan pemain-pemain seperti Medi Yoku dan Shella Bernadheta, mereka "mengunci" lawannya sehingga kembali terdepan pada set ketiga, 25-17.
Pertandingan lalu mengarah ke set keempat. Di sana, Jakarta Electric PLN Mobile dan Gresik Phonska bergantian memimpin pertandingan.
Setelah sama kuat 7-7 dan 11-11, Electric PLN menambah daya gempur dengan memasukkan Khalisa dan Ersandrina Devega.
Akan tetapi, Gresik Phonska yang menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan mereka tidak tergoyahkan. Gresik pun menang pada set keempat 25-19, skor total pun menjadi 3-1 untuk kejayaan mereka.
Terkait hasil negatif timnya, asisten pelatih Jakarta Electric PLN Mobile Alim Suseno mengakui rencana permainan skuadnya tidak berjalan sesuai harapan.
Menurut Alim, anak-anak asuhnya melakukan banyak kesalahan yang dimanfaatkan menjadi poin oleh lawan.
Dia pun berjanji akan melakukan evaluasi terhadap seluruh kekurangan Jakarta Electric termasuk soal penerimaan (receive) bola dan blok.
"Saya tetap optimistis kami bisa lebih baik," tutur Alim.
Baca juga: Garuda Jaya buat kejutan kalahkan juara bertahan Bhayangkara Presisi
Itu menjadi kemenangan keempat Gresik Phonska secara beruntun di Proliga 2026. Gresik Phonska, satu-satunya tim putri yang belum terkalahkan di Proliga musim ini, pun memimpin klasemen sementara dengan 12 poin dari empat pertandingan.
"Anak-anak bertanding dengan baik meski lawan (Jakarta Electric-red) cukup tangguh karena ada Neriman Ozsoy dan Celeste Plak," ujar pelatih Gresik Phonska Alesandro Lodi.
Lodi pun berharap anak-anak asuhnya lebih percaya diri untuk menghadapi tuan rumah Bandung bjb Tandamata, Minggu (25/1).
Pertandingan Gresik Phonska dan Jakarta Electric sengit sejak awal. Akan tetapi, Gresik Phonska tampil lebih tajam dan unggul 25-21 pada set pertama.
Set kedua, pemain Jakarta Electric City Celeste Plak memperlihatkan perfoma apik dan membawa timnya memimpin 8-1 untuk kemudian menutup set itu dengan kemenangan 25-16.
Pada set ketiga, Gresik Phonska bermain lebih solid. Dengan pemain-pemain seperti Medi Yoku dan Shella Bernadheta, mereka "mengunci" lawannya sehingga kembali terdepan pada set ketiga, 25-17.
Pertandingan lalu mengarah ke set keempat. Di sana, Jakarta Electric PLN Mobile dan Gresik Phonska bergantian memimpin pertandingan.
Setelah sama kuat 7-7 dan 11-11, Electric PLN menambah daya gempur dengan memasukkan Khalisa dan Ersandrina Devega.
Akan tetapi, Gresik Phonska yang menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan mereka tidak tergoyahkan. Gresik pun menang pada set keempat 25-19, skor total pun menjadi 3-1 untuk kejayaan mereka.
Terkait hasil negatif timnya, asisten pelatih Jakarta Electric PLN Mobile Alim Suseno mengakui rencana permainan skuadnya tidak berjalan sesuai harapan.
Menurut Alim, anak-anak asuhnya melakukan banyak kesalahan yang dimanfaatkan menjadi poin oleh lawan.
Dia pun berjanji akan melakukan evaluasi terhadap seluruh kekurangan Jakarta Electric termasuk soal penerimaan (receive) bola dan blok.
"Saya tetap optimistis kami bisa lebih baik," tutur Alim.
Baca juga: Garuda Jaya buat kejutan kalahkan juara bertahan Bhayangkara Presisi



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482804/original/033982100_1769254042-IMG_20260124_173321.jpg)