Kementerian Pertahanan Suriah menyatakan kesepakatan gencatan senjata antara militer Suriah dan pasukan pimpinan Kurdi telah diperpanjang selama 15 hari.
Perpanjangan gencatan senjata dimulai pada pukul 23.00 waktu setempat (20.00 GMT).
Menurut laporan Al Jazeera, gencatan senjata bertujuan untuk mendukung operasi Amerika Serikat dalam memindahkan para tahanan ISIS (ISIL) dari fasilitas penahanan yang sebelumnya dikuasai oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin oleh kelompok Kurdi.
Sebelumnya, kesepakatan dalam gencatan senjata tersebut berupa integrasi administrasi Kurdi ke dalam negara—Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dan pimpinan SDF Mazloum Abdi sepakat bahwa pemerintah akan mengambil alih tanggung jawab atas para tahanan ISIS.
Tentara Suriah memasuki kamp al-Hol yang luas, yang menampung kerabat terduga ekstremis ISIS, pada Rabu setelah pasukan Kurdi mundur, kata seorang jurnalis AFP di lokasi.
Ribuan ekstremis, termasuk banyak warga negara Barat, ditahan di tujuh penjara yang dikelola Kurdi di timur laut Suriah, sementara puluhan ribu anggota keluarga terduga mereka tinggal di kamp al-Hol dan Ro




