Liputan6.com, Jakarta - Memasuki Lancaster House di London, Inggris, untuk kali pertamanya seperti kembali ke abad 19. Bangunan yang berdiri tak jauh dari Istana Buckingham, tempat kediaman resmi Raja Inggris itu memiliki gaya neo-klasik.
Jurnalis Liputan6.com, Lizsa Egeham yang meliput kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Inggris berkesempatan memasuki Lancaster House. Tempat tersebut menjadi lokasi pertemuan Prabowo dengan Raja Inggris Charles III pada Rabu, 21 Januari 2026.
Advertisement
Lancaster House berada di kawasan St. James yang merupakan kediaman Raja Charles III. Salah satu bangunan paling ikonik di Inggris itu, memang dikenal sebagai tempat pertemuan kenegaraan maupun diplomatik.
Tidak mudah untuk memasuki Lancaster House, termasuk bagi awak media. Sebab, gedung tersebut bukanlah tempat wisata yang dapat dikunjungi oleh turis dan bangunannya berkaitan dengan kerajaan Inggris.
Saat membuka pintu, pandangan langsung tertuju pada tangga bergaya neoklasik rancangan arsitek Benjamin Wyatt. Tangga besar nan megah tersebut berada di aula besar atau great hall Lancaster House, siap menyambut pengunjung dengan kemewahan.
Tangga menuju lantai dua Lancaster House tersebut membentang ke dua arah yang mengarahkan ke masing-masing ruangan berbeda. Tangga ikonik yang dipakai dalam syuting film-film terkenal seperti, The Crown tersebut diselimuti karpet bewarna merah.
Di dinding Aula Besar itu, turut terpajang berbagai lukisan tempo dulu.Yang menarik, interior atap Lancaster House didominasi warna cokelat keemasan.
Warna tersebut memberi kesan kemegahan, tanpa menghilangkan gaya klasik yang ingin ditonjolkan. Di Aula Besar itu, juga banyak lampu-lampu besar dengan warna kuning terpajang. Mulai dari, lampu gantung, standing atau berdiri, maupun yang dipajang di tangga.




