Pada jalur sepanjang 500 meter ini terdapat empat titik longsor besar sehingga membuat jalur yang menghubungkan Taput, Tapteng dan Sibolga terputus.
IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya mengebut perbaikan jalur lintas Sumatera di Desa Simaninggir, Kecamatan Situhuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Jalur itu teputus akibat bencana banjir dan longsor.
“Kami terus bekerja setiap hari untuk menyelesaikan pengerjaan ini. Saat ini jalur ini sudah dapat dilalui warga lokal menggunakan roda dua,” kata Project Manajer PT Hutama Karya Mikael Turnip, Minguu (25/1/2026).
Dia menambahkan, pada jalur sepanjang 500 meter ini terdapat empat titik longsor besar sehingga membuat jalur yang menghubungkan Tapanuli Utara dengan Tapanuli Tengah serta Sibolga terputus.
“Kami menargetkan jalan ini dapat dilalui kendaraan umum di akhir tahun ini. Sementara jalan ini hanya dapat dilalui warga lokal,” kata dia.
Dia melanjutkan, pekerjaan di lokasi ini cukup sulit karena tekstur tanah yang curam dan ada tebing setinggi 40 meter sehingga menyulitkan proses perbaikan.
"Dalam pembangunan ini kami memperbaiki jalan longsor dan membuka jalur baru agar dapat dilalui," katanya.
Saat ini, jalan sudah dapat dilalui warga lokal yang melintas, meski ada tanjakan yang cukup curam.
“Kami masih melakukan kajian dan uji laboratorium dalam memastikan jalan ini dapat dibuat permanen,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah memperkirakan total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Sumatera sekitar Rp50 triliun lebih, untuk seluruh kebutuhan pemulihan, termasuk infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.
(Nur Ichsan Yuniarto)





