Grid.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan sajian bercita rasa manis yang sarat makna. Dan hal itu pun biasanya sudah dipersiapakan menjelang Imlek 2026.
Dalam tradisi Tionghoa, makanan penutup bukan sekadar pelengkap santapan, tetapi juga simbol harapan akan kehidupan yang bahagia, rezeki lancar, dan keberuntungan di tahun yang baru.
Aneka dessert khas Imlek biasanya disajikan setelah makan malam bersama keluarga maupun saat menjamu tamu. Hidangan ini dapat ditemui sejak hari pertama Imlek hingga puncak perayaan Cap Go Meh pada hari ke-15.
Berikut empat camilan manis yang kerap menjadi menu penutup favorit untuk menyambut Imlek 2026:
1. Kue Keranjang
Kue keranjang atau nian gao dikenal sebagai simbol keberuntungan dan keharmonisan keluarga. Teksturnya yang lengket melambangkan ikatan kekeluargaan yang erat dan tak terpisahkan.
Kue ini dapat diolah menjadi berbagai sajian, mulai dari kolak, dikukus, hingga digoreng dengan balutan tepung. Rasa manisnya mengandung filosofi agar setiap orang menjaga sikap dan tutur kata yang baik demi hubungan yang harmonis.
2. Kue Mangkuk
Kue mangkuk merupakan adaptasi kue apem yang dibuat menyerupai mangkuk dan mengembang di bagian atas. Kue berbahan dasar tepung beras ini sering diletakkan di posisi paling atas saat menyusun kue keranjang.
Warna-warni cerah pada kue mangkuk menambah semarak suasana Imlek. Masyarakat Tionghoa percaya, semakin banyak “mekar” pada kue mangkuk, semakin besar pula keberuntungan yang akan diperoleh di tahun mendatang.
3. Manisan Kumquat (Jeruk Kimkit)
Jeruk kimkit atau kumquat menjadi lambang kemakmuran dan kekayaan. Buah mungil ini populer disajikan saat Imlek, berdampingan dengan jeruk ponkam yang biasa dikonsumsi segar.
Berbeda dengan jeruk lainnya, kumquat diolah terlebih dahulu menjadi manisan atau preserved kumquats. Sajian ini tak hanya awet, tetapi juga memiliki rasa manis-asam yang khas dan menyegarkan.
4. Kue Ku
Kue ku adalah kue tradisional Tionghoa yang terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang hijau. Bentuknya menyerupai tempurung kura-kura yang melambangkan umur panjang.
Kue ini umumnya berwarna merah cerah sebagai simbol kemakmuran dan kebahagiaan. Pada permukaannya sering dicetak huruf atau motif bermakna keberuntungan, menjadikannya salah satu camilan ikonik, termasuk untuk Tahun Baru Imlek 2026 nanti. (*)
Artikel Asli




