FAJAR, MAKASSAR — PSM Makassar resmi memperkenalkan penyerang asing anyar. Adalah Luka Cumic, striker asal Serbia, yang kini sah menjadi bagian dari skuad Juku Eja pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Pemain berusia 24 tahun itu terpantau telah terdaftar di situs resmi I.League pada Minggu (25/1/2026). Dengan demikian, Cumic sudah bisa dimainkan pada laga kompetitif terdekat.
Striker bertinggi badan 188 cm tersebut akan mengenakan jersey nomor 99, nomor yang jarang dipakai namun sarat makna sebagai simbol harapan baru di lini depan PSM.
Kedatangan Luka Cumic terbilang kejutan besar. Namanya nyaris tidak muncul dalam pusaran rumor transfer yang beredar sebelumnya. Justru di tengah spekulasi tentang sejumlah penyerang lain, manajemen PSM bergerak senyap dan menghadirkan sosok yang tak terduga.
Berdasarkan data Transfermarkt, Cumic memiliki nilai pasar sekitar Rp6,08 miliar. Angka tersebut mencerminkan ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya. Ia diharapkan menjadi senjata baru PSM untuk mengakhiri kebuntuan gol dan mengangkat performa tim yang tengah terpuruk.
Menutup Rumor Kastaneer?
Sebelum nama Luka Cumic mencuat, PSM Makassar sempat kuat dikaitkan dengan penyerang Persis Solo, Gervane Kastaneer.
Rumor itu ramai setelah sejumlah akun sepak bola nasional, salah satunya @gosball, menyebut negosiasi antara manajemen Juku Eja dan pihak Kastaneer telah mencapai kesepakatan awal.
Kastaneer sendiri bukan nama asing bagi publik Makassar. Ia tampil impresif saat Persis Solo menghadapi PSM di Stadion Manahan, 29 November 2025. Meski PSM menang dramatis 4-3, penyerang asal Curaçao itu mencetak dua gol dan menjadi momok bagi lini belakang Juku Eja.
Musim ini bersama Persis, Kastaneer mencatat empat gol dan dua assist dari 13 pertandingan, menjadikannya salah satu penyerang paling konsisten di tim Laskar Sambernyawa.
Namun, dengan resmi bergabungnya Luka Cumic, spekulasi soal Kastaneer mulai meredup. Belum jelas apakah PSM masih akan menambah penyerang lain atau fokus memaksimalkan rekrutan terbarunya.
Solusi di Tengah Krisis Lini Depan
PSM Makassar memang sedang agresif mencari penyerang setelah dipastikan gagal mendatangkan tiga target utama sebelumnya.
Simon Amin memilih berlabuh ke klub asal Irak, sementara Blake Ricciuto dan Alec Urosevski memutuskan bertahan bersama klub mereka, Bankstown City Lions FC.
Ricciuto bahkan sempat mengonfirmasi adanya komunikasi intens dengan PSM selama hampir tiga pekan. Namun hingga Rabu (22/1/2026), proses tersebut tak berlanjut ke tahap final.
Kini, harapan PSM bertumpu pada Luka Cumic.
Dengan usia yang masih muda, nilai pasar tinggi, dan status sebagai striker murni, Čumić diharapkan mampu menjadi jawaban atas krisis gol sekaligus titik balik bagi Juku Eja di putaran kedua Super League.
Nomor 99 sudah terpasang. Tekanan pun kini ada di pundaknya. Publik Makassar menanti:
apakah Luka Čumić adalah kepingan yang selama ini hilang?


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427339/original/085006800_1764380081-Persija_vs_PSIM-56.jpg)
