Grid.ID - Lula Lahfah ternyata sempat mengungkapkan keinginan sebelum meninggal dunia. Ia ternyata ingin melakukan hal sederhana ini jika sudah menikah.
Lula Lahfah meninggal dunia akibat henti jantung pada Jumat (24/1/2026). Kepergiannya mengejutkan publik, terutama Reza Arap yang telah melamarnya dan berencana menikah tahun ini.
Terbaru, keinginan terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia terungkap. Ia ternyata ingin melakukan hal sederhana ini jika sudah menikah.
Hal itu bisa dilihat melalui akun Instagram @voxlyfee, Sabtu (24/1/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan Lula Lahfah ketika berada di sebuah podcast.
Pada kesempatan itu, Lula sempat mengutarakan bahwa impian terbesarnya adalah mengurus anak dan suaminya.
"Aku pengen kerjaannya setiap hari nih bangun tidur, ngurusin anak, ngurusin suami dulu habis itu pilates habis tu jemput anak udah kayak gitu aja," ucap Lula Lahfah.
"Berarti gitu aja ngurus suami, ngurusin anak?" tanya podcaster.
Meski ngurus suami dan anak, Lula mengaku juga tetap akan bekerja. Ia ternyata akan memulai mengurus bisnis untuk masa depannya.
"Engga sih. Aku tetap mau kerja," jawab Lula.
"Apa kerjanya? Bisnis kah?" tanya orang dalam podcast tersebut.
"Aku mau mulai bisnis," pungkas Lula.
Diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang berada di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026). Jenazah Lula pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB.
Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, terlentang di atas tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut putih. Pintu kamar diketahui terkunci dari dalam.
Kematian Lula awalnya disadari oleh asisten rumah tangga bernama Asiah. Ia mulai merasa khawatir karena Lula tidak memberikan respons apa pun saat dipanggil dari dalam kamar.
Padahal, saat itu Lula diketahui sedang dalam kondisi kurang sehat. Karena cemas, Asiah kemudian meminta bantuan empat petugas manajemen apartemen untuk membuka pintu kamar.
Setelah pintu berhasil dibuka, Lula ditemukan dalam kondisi mulut terbuka dengan warna kebiruan.
"Tidak ada tanda penganiayaan," katanya, dikutip dari TribunBengkulu.com.
Dekat posisi Lula, ditemukan pula sejumlah obat-obatan.
"Ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan RSPI," katanya.
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Berdasarkan surat keterangan kematian, Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB.
Hingga kini, Satreskrim Polres Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap secara rinci kronologi serta penyebab pasti kematian korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar soal kondisi fisik Lula saat ditemukan, termasuk perubahan warna pada mulut dan adanya lebam di beberapa bagian tubuh.
“Lebam itu kan bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi,” kata Budi saat dihubungi terpisah, Jumat malam. (*)
Artikel Asli


