Bisnis.com, JAKARTA — Kemen Perhubungan memastikan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Tol Prambanan—Purwomartini akan beroperasi fungsional selama masa angkutan Lebaran 2026 mendatang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan menyampaikan, kehadiran ruas tol fungsional YogyakartaBawen Seksi 6 dan Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani ini membuka akses baru karena dapat menjadi jalur alternatif.
Menurutnya, kedua jalan tol tersebut dapat mengurangi beban arus lalu lintas di Tol Solo-Semarang maupun jalan arteri.
“Tol fungsional ini merupakan hal yang baik dan sangat membantu karena beban arus di tol Solo—Semarang sudah sangat padat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (25/1/2026).
Kehadiran dua ruas jalan tol ini nantinya akan memberikan alternatif untuk masyarakat yang akan ke Magelang, Temanggung maupun yang dari Solo ke Yogyakarta.
Dalam rangka kesiapan operasional jalan tol, Aan meminta pemangku kepentingan terkait memastikan aspek keselamatan juga tetap menjadi prioritas utama sebelum kedua ruas tol tersebut difungsionalkan.
Baca Juga
- Jalan Tol Akses Bandara Soetta Masih Terendam Banjir, Lalu Lintas Terhambat
- Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi I Dibuka Gratis hingga 22 Januari 2026
- Jaya Ancol (PJAA) Terima Ganti Rugi Proyek Jalan Tol Wiyoto Wiyono Rp175 Miliar
Utamanya, ketersediaan rambu yang jelas, pengaturan lalu lintas yang matang, hingga penerangan yang memadai demi menjaga keselamatan masyarakat yang akan mudik.
“Kami tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya tidak terpenuhi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto menyampaikan, progres proyek ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sudah mencapai 90% dan proyek tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 95%.
Rivan optimistis kedua ruas tol tersebut bisa difungsionalkan saat masa mudik Lebaran. Terlebih, seksi baru Tol Solo-Yogyakarta yaitu ruas Prambanan ke Purwomartani dengan panjang sekitar 20 kilometer diperkirakan mampu mengurai kepadatan dari Prambanan sampai Kalasan.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyambut positif kehadiran dua ruas tol ini pada masa angkutan Lebaran. Pihaknya pun akan mempersiapkan skenario rekayasa lalu lintas di exit tol tersebut sebagai antisipasi jika terjadi kepadatan arus.





