5 Fakta Terkait Kepergian Lula Lahfah

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1) malam. Kepergiannya yang cukup mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan juga kekasih hatinya,Reza Arap.

Berikut kumparan merangkum sederet fakta terkait kepergian selebgram berusia 26 tahun itu.

Meninggal Dunia di Apartemen

Lula Lahfah meninggal dunia di usia 26 tahun. Kabar duka ini pertama kali tersebar di media sosial. Postingan terakhir Lula tampak dipenuhi ungkapan duka cita dari rekan artis dan juga netizen.

Terkait kepergian Lula yang cukup mendadak ini pun dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Ia mengatakan bahwa selebgram berinisial LL ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen.

"Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa," ujar Budi kepada awak media, Jumat malam.

Menurut Budi, jenazah Lula ditemukan pada pukul 18.44 WIB dan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB. Saat ini, jenazah telah dibawa ke RS Fatmawati," kata Budi.

Ditemukan Tak Bernyawa oleh ART dalam Kamar Tidur

Lula ditemukan sudah tak bernyawa di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB.

Terkait kabar meninggalnya kekasih Reza Arap ini, pihak Polres Metro Jakarta Selatan merilis kronologi lengkap saat Lula ditemukan tak bernyawa.

Lula Lahfah ditemukan terkulai di apartemen pribadinya oleh pembantunya bernama Asiah. Awalnya Lula dan Asiah berada di ruang berbeda di dalam apartemen. Hanya saja kecurigaan Asiah mulai muncul lantaran Lula tak kunjung keluar dari kamarnya.

Kondisi kamar Lula yang terkunci makin membuat Asiah khawatir hingga memutuskan untuk mencari pertolongan.

"Pada hari jumat tanggal 23 Januari saksi 1 di luar kamar sedangkan Almarhumah ada di dalam pintu dalam keadaan terkunci, minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena saya sudah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit," ungkap saksi Asiah dalam kronologi polisi yang diterima kumparan, Sabtu (24/1).

Saat pintu dibuka, Lula ditemukan sudah tak bernyawa di kamar pribadinya. Kejadian itu langsung dilaporkan Asiah ke asisten pribadi Lula.

Tak Ada Tanda Kekerasan di Jenazah Lula Lahfah

Polisi melakukan langkah penyelidikan awal untuk memastikan penyebab di balik kepergian kekasih Reza Arap tersebut.

Hingga saat ini, pemeriksaan fisik luar jenazah telah dilakukan oleh tim medis dan kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, memastikan tidak ditemukan adanya indikasi tindakan kriminal atau luka fisik pada jenazah Lula.

"Tidak ada tanda kekerasan (pada jenazah Lula)," ujar Iskandarsyah saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/1).

Terkait prosedur autopsi, polisi mengungkap bahwa pihak keluarga Lula Lahfah keberatan. Keluarga meminta tidak dilakukan tindakan bedah mayat terhadap jenazah Lula.

"Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diautopsi," jelas Iskandarsyah.

Ayah Ungkap Riwayat Sakit GERD Lula Lahfah

Ayah Lula Lahfah, Muhammad Feroz, mengungkap penyebab kematian putrinya pada Jumat (23/1). Lula sebelumnya ditemukan meninggal dunia di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Menurut Feroz, Lula mengembuskan napas terakhirnya karena sakit yang ia derita. Bahkan, riwayat penyakit GERD yang dimiliki Lula sempat membuat selebgram berusia 26 tahun itu menjalani perawatan di RS saat malam Tahun Baru.

"Iya, saya kira sakit. Ya, semua tahulah pas tahun baru dia kan di rumah sakit, pernah (dirawat) di rumah sakit," ujar Muhammad Feroz kepada wartawan di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1).

Feroz mengungkap Lula dirawat karena GERD-nya kambuh. Selain itu, dokter mendiagnosis ada pembengkakan pada ususnya. Sang ayah pun membenarkan bahwa Lula sering jatuh sakit karena GERD yang kambuh.

"Jadi dia punya GERD, ya, itu sudah sering kambuh terus dia juga ada pembengkakan di usus. Itu yang sering dia keluhin," ucapnya.

Reza Arap Terpukul

Sejak tiba di area pemakaman, Reza Arap terlihat tak kuasa membendung kesedihannya. Tangisnya pecah saat jenazah Lula mulai dimasukkan ke liang lahat.

Usai pemakaman selesai, Arap langsug menghampiri ibunda Lula, Tatu Yulyanah. Ia mencium tangan Tatu dan duduk bersimpuh di hadapan Tatu. Keduanya tampak saling menguatkan satu sama lain.

Setelahnya Arap berpamitan kepada keluarga Lula. Ia kemudian berjalan meninggalkan TPU. Di hadapan awak media, Arap mengaku belum bisa bicara banyak.

Ia hanya meminta doa agar keluarga Lula dapat kuat menerima kenyataan pahit ini.

"Pokoknya doanya bukan buat saya, tapi buat... buat keluarga," ujarnya sambil berjalan.

Arap memang terlihat memilih tak bicara mengenai duka yang ia rasakan. Ia mengaku masih membutuhkan waktu untuk merilis semua rasa kehilangan tersebut.

"Saya masih memproses semuanya, masih belum... Masih belum," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kesalahan Bicara yang Sering Dilakukan
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Link Live Streaming Final Indonesia Masters 2026: Perjuangan Terakhir Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Demi Gelar Juara
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir Jakarta Belum Surut, Ratusan Warga Masih Mengungsi
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menbud Fadli Zon Resmikan Aktivasi Rumah Puisi Taufiq Ismail
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Kepala Basarnas: Tim DVI Serahkan 6 Jenazah Korban Longsor di Bandung Barat ke Pihak Keluarga
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.