JAKARTA, DISWAY.ID - Banjir bandang telah menerjang Pemukiman warga Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Banjir yang dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Jumat, 23 Januari 2026 ini menyebabkan Sungai Gintung meluap.
Luapan air Sungai Gintung yang berhulu di lereng Gunung Slamet ini tak hanya membawa arus deras, namun juga dipenuhi dengan gelondongan kayu hingg batu.
Bahkan, air bah juga menghantam sejumlah rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai.
Akibat banjir bandang Pemalang ini, puluhan warga terpaksa mengungsi usai selamat dari derasnya arus yang mengalir ke rumah masing-masing.
BACA JUGA:4 Dampak Banjir Bandang Wisata Guci Tegal, Kolam Pancuran 13 Lenyap
BACA JUGA:Pemerintah Mulai Bangun 2.603 Huntap Pascabencana Banjir Bandang, Tahap Awal Dimulai di Sumatera
Dalam video yang diunggah akun Instagram @pemalang.update nampak sejumlah warga yang selamat menangis histeris setelah mengetahui rumahnya dihantam banjir bandang.
Tim Gabungan yang terdiri dari Polres Pemalang, BPBD Pemalang serta relawan melakukan evakuasi 92 warga yang terdampak banjir.
Dilaporkan satu warga meninggal dunia karena hanyut terseret air banjir.
Potongan Kayu Berserakan di JalanPasca diterjang banjir, banyak lumpur dan potongan kayu yang berserakan hingga jalanan tidak bisa dilalui.
BACA JUGA:Wisata Pemandian Air Panas Guci Lumpuh Usai Diterjang Banjir Bandang, Ada Korban?
Kayu tersebut terseret arus banjir dari hulu sungai kaki Gunung Slamet.
Bahkan, gelondongan kayu hingga batu besar juga ikut naik ke jalan.





