Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Banjir, Longsor-Angin Kencang di Bogor

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir, longsor dan angin kencang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bencana alam ini terjadi di berbagai titik lokasi.

"Barang dikirim dari Gudang Induk Bekasi ke Kabupaten Bogor. Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat distribusi bantuan," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Jumat (23/1/2026) yang menyebabkan air sungai meluap dan merendam beberapa kecamatan, serta longsor di 33 titik. Ketinggian air berkisar 10-60 sentimeter.

Dua lokasi yang terdampak banjir, yakni Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang; dan Kampunh Temanggungan RW 03, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin. Kemudian, beberapa lokasi yang tertimpa longsor, di antaranya adalah Kecamatan Tenjo, Kecamatan Caringin, Kecamatan Cigombong, dan Kecamatan Megamendung.

Selain itu, angin kencang juga terjadi di beberapa titik. Di antaranya, yaitu Kecamatan Ciomas, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Gunung Putri, dan Kecamatan Bojonggede.

Sebanyak 1.485 jiwa terdampak bencana alam ini. 121 jiwa di antaranya mengungsi. Kemudian, 43 rumah mengalami rusak berat, 79 rumah rusak sedang, serta 75 rumah rusak ringan. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Adapun bantuan yang disalurkan Kemensos meliputi makanan dan lauk siap saji masing-masing sebanyak 500 paket; selimut 150 lembar; kasur 150 lembar; serta kidsware 100 paket. Lalu, 150 paket family kit, 100 lembar tenda gulung, dan 20 unit tenda keluarga.

"Upaya yang telah dilakukan, asesmen serta kajian cepat terkait kebutuhan warga terdampak di masing-masing lokasi kejadian hingga evakuasi warga yang terdampak ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan, juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut," jelas Gus Ipul.

Hingga kini, banjir mulai surut. Namun, air masih menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian muka air sekitar 10-30 sentimeter.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Apresiasi Satgas PKH Bentukan Prabowo Tertibkan Kawasan Hutan
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Film Return to Silent Hill Tayang di Indonesia, Siap Bikin Penonton Trauma
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Gelombang Laut Meninggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kepri
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Manchester City vs Wolves: Usai AFCON, Omar Marmoush Senang Bisa Bantu Manchester City Bangkit Lawan Wolves
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
ICC dan Carbon Measures Umumkan Pakar Global Pertama untuk Panel Penghitungan Karbon
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.