Ahmad Ali Luruskan soal Pernyataannya di Podcast

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali meluruskan berbagai tafsir yang berkembang terkait pernyataannya dalam dua siniar atau podcast yang belakangan dikutip secara oleh sejumlah media.

Dalam dua podcast tersebut, Ahmad Ali secara konsisten membahas hubungan baik antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Jokowi, serta kesinambungan kepemimpinan nasional yang saat ini tecermin dalam duet Presiden ke-8 RI itu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA: Ahmad Ali Bela Jokowi, Sindir Nenek-Nenek Jadi Ketum Partai

Mantan politikus Partai NasDem itu menjelaskan judul pemberitaan yang beredar berpotensi menimbulkan asumsi berbeda dari isi pembahasan sebenarnya. Alasannya, pemberitaan yang mengutup siniar itu tidak mencerminkan keseluruhan konteks percakapan yang disampaikan Ahmad Ali.

“Kalau podcast itu ditonton secara utuh, saya sama sekali tidak sedang bicara soal menjadikan Mas Gibran sebagai lawan politik Pak Prabowo,” ujar Ahmad Ali, Sabtu (24/1).

BACA JUGA: Ahmad Ali: PSI Ingin Nomor 1, Siapa yang Merintangi, Habisi!

Dalam podcast tersebut, Ahmad Ali justru menegaskan bahwa Gibran merupakan wakil presiden dengan potensi dan kapasitas yang sangat kuat.

“Mas Gibran punya pengalaman, punya akar rumput, dan punya dedikasi kerja. Itu kualitas yang nyata,” kata Ahmad Ali.

BACA JUGA: Bela Jokowi Mati-matian, Ahmad Ali Disebut Ingin Selamat dari Proses Hukum di KPK

Dia juga menekankan bahwa Prabowo tidak mungkin menggandeng Gibran jika tidak melihat potensi dan kecocokan dalam bekerja untuk bangsa.

Ahmad Ali juga menegaskan, pembahasan dalam podcast tersebut bukanlah spekulasi politik Pilpres 2029, melainkan penekanan pada fokus kerja pemerintahan ke depan.

“Pak Prabowo ingin bekerja untuk Indonesia. Beliau belum memikirkan 2029. Soal politik ke depan, itu nanti saja saya lihat,” tegas Ahmad Ali.

Ahmad Ali menegaskan, substansi dua podcast tersebut adalah penguatan kerja sama, kesinambungan kepemimpinan dan fokus pada kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, bukan membuka ruang spekulasi atau konflik politik.

PSI berharap media dan publik dapat melihat pernyataan tokoh politik secara utuh dan proporsional, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pada narasi yang keliru.(mcr8/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Search Continues for More Than 80 Missing After West Bandung Landslide
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Carrick Pastikan MU tak Ubah Filosofi Lawan Arsenal
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Indonesia Masters: Kalahkan Sabar/Reza, Raymond/Joaquin Mantap Menembus Final
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sentra Kloset-Wastafel Bekas di Manggarai: Harga Miring, Tiap Hari Ada Pembeli
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Manchester City Terus Menekan Arsenal, Tottenham Gagal Menang di Pekan ke-23 Liga Inggris
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.