Unit Kerja Kementan Perkuat Integritas dan Layanan Digital

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (PVTPP Kementan) mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Hal ini dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas serta soft launching aplikasi Siperintis.
 
Langkah ini dilakukan untuk menegaskan kembali komitmen PVTPP dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Suwandi, mengatakan deklarasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah praktik korupsi, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Kegiatan ini adalah langkah strategis yang menunjukkan komitmen tinggi kita untuk mewujudkan perilaku yang menjauhi korupsi. Integritas harus diterapkan tidak hanya di kantor, tetapi juga di rumah," ujar Suwandi, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.
 
Ia menekankan, sebagai abdi negara dan abdi rakyat, seluruh pegawai Kementan wajib menjalankan amanah secara tegak lurus serta memberikan pelayanan prima yang berlandaskan nilai-nilai BerAKHLAK.
 
Menurut Suwandi, penerapan sistem digital seperti aplikasi Siperintis menjadi bagian penting dalam membangun sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, khususnya di tengah bertambahnya jumlah personel pegawai Kementan seiring bergabungnya tenaga penyuluh.
 
"Memang tidak mudah, tetapi dengan diluncurkannya Siperintis, beban kerja akan semakin ringan dan sistem pengumpulan data menjadi lebih baik dalam kerangka besar teknologi informasi," kata dia.

 
Pusat PVTPP diharap jadi role model di lingkungan Kementan
 
Suwandi berharap Pusat PVTPP dapat menjadi role model bagi unit kerja lain di lingkungan Kementan dalam membangun layanan publik yang terintegrasi dan profesional. "Saya menaruh harapan agar apa yang dikakukan ini menjadi contoh nyata bagi pelayanan di unit lain," jelas dia.
 
Sementara itu, Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati, menjelaskan deklarasi pembangunan zona integritas ini merupakan yang keempat kalinya sejak dilaksanakan pada 2023 sebagai bentuk konsistensi PVTPP dalam mewujudkan WBK.
 
"Pada tahun ini, kami mohon doa dan dukungan agar PVTPP dapat mengikuti ajang WBK nasional yang akan dibimbing langsung oleh Inspektorat Jenderal Kementan," ungkap Leli.
 
Ia menegaskan integritas merupakan modal utama dalam memberikan layanan yang kredibel kepada masyarakat. Melalui aplikasi Siperintis (Sistem Pelayanan Perlindungan Varietas dan Perizinan Pertanian Terintegrasi), PVTPP berupaya memperkuat pencegahan korupsi dengan sistem pelayanan berbasis digital yang transparan.
 
"Siperintis tidak hanya memberikan layanan secara online, tetapi juga membuka ruang pengawasan publik terhadap kinerja petugas kami. Sistem ini mampu menghemat waktu dan memiliki fitur-fitur pencegahan korupsi," jelas dia.
 
Leli berharap capaian yang telah diraih PVTPP dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat budaya integritas dan komitmen anti korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian. "Apa yang kita lakukan harus ditingkatkan demi pelayanan yang lebih baik dan berintegritas," ujar dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Longsor di Bandung Barat: 6 Orang Meninggal, 82 Masih Hilang
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Longsor Pasirlangu, 9 Tewas dan 81 Masih Dicari
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Final Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Harapan Terakhir Tuan Rumah
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Victoria Beckham Bernostalgia Momen Haru Keluarga Beckham di Madrid
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Atasi Banjir Jakarta, Gubernur Pramono Anung Perintahkan Normalisasi Tiga Sungai
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.